Pengertian Angin Terjun

Pengertian Angin TerjunAngin Terjun adalah/ Angin Terjun yaitu/ Angin Terjun merupakan/ yang dimaksud Angin Terjun/ arti Angin Terjun/ definisi Angin Terjun.
Pengertian Angin Terjun

Angin Terjun/ angin jatuh yaitu angin yang bertiup ke arah puncak gunung akan berkurang suhunya. Setiap naik 100 m suhu rata-rata turun 0,5 derajat C. Karena terjadi kondensasi dan titik-titik air sudah jenuh, maka di lereng tersebut turun hujan. Angin yang bertiup sampai ke pucuk sudah tidak mengandung uap air lagi dan bersifat kering. Angin yang kering ini kemudian turun melalui lereng di sebelahnya. Setiap turun 100 m suhu udara naik 1 derajat C. Angin kering yang turun ini disebut angin terjun atau angin jatuh. Angin terjun terdiri dari 2 macam sebagai berikut:
a. Angin jatuh yang sifatnya kering dan panas.
Angin jatuh ini tidak mengandung uap air (kering) dan suhunya lebih tinggi (panas) dari suhu daerah yang didatangi. Angin ini disebut angin Fohn. Angin jatuh sifatnya kering dan panas di tiap-tiap daerah di Indonesia diberi nama berbeda-beda menurut bahasa daerah setempat, seperti berikut ini:
1. Angin bahorok di lembah bahorok, Sumatra Utara.
2. Angin kumbang di Tegal, Jawa Tengah dan cirebon, Jawa Barat.
3. Angin gending di Pasuruan dan Probolinggo, Jawa Timur.
4. Angin brubu di Makasar, Sulawesi Selatan.
5. Angin wambrau di Pulau Biak, Papua.
b. Angin Jatuh yang sifatnya Kering dan Dingin
Angin jatuh ini tidak mengandung uap air (kering) dan suhunya lebih rendah (dingin )dari suhu daerah yang didatangi. Contoh angin jatuh yang sifatnya kering dan dingin sebagai berikut.
1. Angin mistral di Prancis Selatan.
2. Angin norte di Spanyol.
Itulah sedikit penjelasan yang bisa saya bagikan tentang Pengertian Angin Terjun semoga membantu anda.

Artikel Terkait