Pengertian Proyeksi Peta dan Macam macamnya

Pengertian Proyeksi Peta dan Macam macamnya - Apa sih Pengertian Proyeksi Peta itu? Dan seperti apa macam-macam proyeksi peta itu?. Dalam kesempatan yang baik inilah, akan kita bahas Pengertian Proyeksi Peta dan macam-macamnya. Sebuah peta merupakan suatu penyajian grafis yang memberikan gambaran tentang permukaan bumi, dengan bentuk lengkung (seperti permukaan bola) menjadi penyajian di bidang yang datar. Dengan adanya perubahan penyajian dari bidang lengkung ke datar tersebut memiliki konsekuensi adanya terjadi kesalahan, apalagi kalau yang dipetakan meliputi daerah yang luas, seluas permukaan bumi. Jadi yang disebut proyeksi peta yaitu Sistem transformasi dari permukaan bumi yang berbentuk bola ke permukaan bidang datar.
Pengertian Proyeksi Peta dan Macam macamnya

Pengertian Proyeksi Peta
Secara sederhana pengertian proyeksi peta bisa diartikan sebagai cara pemindahan sistem paralel dan meridian yang ditentukan pada bidang yang lengkung (spheroid/globe) ke bidang yang datar (peta). Pemindahan ini dilakukan dengan cara yang sistematis dan matematis, supaya bisa meminimalisir terjadinya kesalahan. Dalam transformasi dari bidang lengkung ke datar kesalahan pasti terjadi, apalagi jika daerah yang dipetakan luas. Kesalahan yang bisa terjadi yaitu tentang luas, bentuk, arah, dan jarak.
Seorang pengguna peta perlu mengatahui salah satu faktor penting penggunaan peta yaitu mengenai sifat dan berbagai jenis proyeksi peta, atau seorang pengguna peta perlu mengetahui untuk apa peta tersebut bisa dipakai. Contohnya, [1] Peta yang dipakai untuk tujuan navigasi, tentunya pengguna harus menggunakan peta yang mempertahankan kebenaran unsur arahnya, yaitu proyeksi Mercator (sifatnya conformal atau orthomarfik atau arah dan bentuknya benar). [2] Peta yang dipakai untuk tujuan membandingkan besar kecilnya luas suatu negara, tentunya seorang pengguna peta harus menggunakan peta yang proyeksi petanya mempertahankan kebenaran luas, yaitu proyeksi-proyeksi equvalent (equal area).
Dalam memahami proyeksi peta ada faktor yang perlu dipahami yaitu lokasi daerah atau daerah mana yang akan dipetakan. Untuk daerah kutub sangat baik memakai bidang proyeksi datar yang menyinggung salah satu kutub. Untuk daerah-daerah di ekuator akan sangat baik menggunakan proyeksi silinder tertentu.  Hal ini dikarenakan kebenaran unsur geomatris daerah ekuator bisa dipertahankan semaksimal mungkin.
Macam Macam Proyeksi Peta
Secara garis besar Macam-macam proyeksi peta bisa diklasifikasikan seperti berikut ini:
- Proyeksi Peta Azimuthal
Proyeksi azimuthal yaitu bidang proyeksi yang berupa bidang datar dan menyinggung salah satu kutub. Proyeksi ini cukup baik untuk menggambarkan daerah kutub dan sekitarnya karena bisa meminimalisir terjadinya kesalahan.
- Proyeksi Peta Silinder
Proyeksi silinder yaitu bidang proyeksi yang menyinggung ekuator. Proyeksi ini baik digunakan untuk menggambarkan daerah di ekuator dan sekitarnya karena hampir tidak dijumpai kesalahan atau sangat kecil terjadi kesalahan.
- Proyeksi Peta Kerucut
Proyeksi kerucut yaitu bidang proyeksi yang berbentuk kerucut dan menyinggung salah satu paralel pada sekitar lintang tengah. Proyeksi ini baik dipakai di daerah lintang tengah karena sangat kecil ditemukan kesalahan, sedangkan pada paralel sainggung tidak ada kesalahan.
Pengertian Proyeksi Peta dan Macam macamnya

Masing-masing proyeksi peta mempunyai sifat kebenaran yang dipertahankan, dan bisa dikelompokan sebagai berikut ini.
- Proyeksi Ekuidistant, yaitu kebenaran unsur jarak pada arah tertentu dipertahanakan.
- Proyeksi ortomorfik  atau konformal yaitu kebenaran unsur arah dan bentuk dipertahankan.
- Proyeksi equal area atau Ekuivalent yaitu kebenaran unsur luas tetap dipertahankan meskipun bentuknya sudah lagi tidak sesuai dengan yang sebenarnya.
Selain itu juga dikenal proyeksi peta dengan sebutan proyeksi peta konvensional, yaitu proyeksi yang termasuk pada proyeksi silinder, contohnya proyeksi mercator, proyeksi Universal Transverse Mercator (UTM) yang saat ini dipakai dalam pemetaan zone per zone (daerah per daerah). Di Indonesia yang menggunakan proyeksi UTP contohnya yaitu Peta Rupabumi atau Peta Topografi.
Demikianlah uraian tentang Pengertian Proyeksi Peta dan Macam macamnya, semgoa bisa menambah wawasan kita.

Artikel Terkait