Skip to main content

Pengertian Komunikasi Tujuan dan Fungsinya (Jenis & Syarat)

Pengertian komunikasi tujuan dan fungsinya – Dalam kehidupan sehari-hari, semua orang tentunya membutuhkan yang namanya komunikasi. Komunikasi tersebut ada yang dilakukan dengan secara langsung, melalui surat, melalui telepon, bahasa isyarat ataupun dalam bentuk yang lainnya. Nah apa definisi komunikasi itu? Seperti apa itu komunikasi? Nah dalam artikel ini kamu akan menemukan penjelasan tentang apa yang dimaksud dengan komunikasi. Karena dlam pembahasan ini akan kami kupas tentang arti dari komunikasi. Tak hanya itu untuk menambah pemahaman tentang komunikasi kami sertakan juga penjelasan tentang tujuan, fungsi, jenis-jenis dan syarat-syarat dalam komunikasi.

Pengertian Komunikasi Tujuan dan Fungsinya

Pengertian Komunikasi

Pengertian komunikasi secara umum adalah suatu proses penyampaian informasi (pesan, ide, gagasan) dari satu pihak ke pihak lain. Secara umum aktivitas komunikasi dapat dilakukan secara verbal atau lisan sehingga dapat mudah dimengerti oleh kedua belah pihak yang bersangkutan. Jika tidak terdapat bahasa verbal, maka bisa menggunakan bahasa isyarat seperti menggelengkan kepala, tersenyum, gesture tubuh dan lain sebagainya.

Dengan kata lain, pengertian komunikasi adalah interaksi antara 2 orang atau lebih untuk menyampaikan suatu pesan atau informasi. Tujuan dari komunikasi secara umum adalah untuk memberikan pengetahuan kepada orang lain.

Komunikasi awalnya bergantung pada penunjang transportasi jalan antarkota, antarprovinsi, antarnegara, bahkan sampai benua. Seiring berjalannya waktu komunikasi dapat terhubung melalui jarak jauh menggunakan berbagai alat dan teknologi, seperti telegraf (1844), telepon (1867), gelombang radio elektromagnetik (1889), radio komersial (1906), televisi broadcast (1931), kemudian berkembang melalui televisi dan internet sehingga dunia menjadi lebih kecil karena setiap orang dapat mengetahui, menyampaikan, dan mendapatkan informasi tentang yang terjadi di bagian lain dunia ini.

Kembali ke Menu Pembahasan ↑

Pengertian Komunikasi Menurut Para Ahli

Berikut ini adalah beberapa pengertian atau definisi komunikasi menurut para ahli:

Pengertian Komunikasi Menurut Murphy

Definisi komunikasi menurut murphy yaitu suatu upaya yang bisa dilakukan untuk mempertahankan serta menjalin hubungan interpersonal.

Pengertian Komunikasi Menurut Robbins

Komunikasi menurut robbins adalah pentransferan makna diantara anggota kelompok. Melalui pentransferan makna, maka gagasan dan informasi bisa dihantarkan. Komunikasi itu tidak hanya sekedar menanamkan makna namun harus juga bisa dipahami.

Pengertian Komunikasi Menurut Harwood

Pengertian komunikasi menurut harwood adalah sebagai suatu proses untuk membangkitkan perhatian-perhatian orang lain yang tujuannya adalah untuk menjalin kembali ingatan-ingatan.

Pengertian Komunikasi Menurut Taylor

Pengertian komunikasi menurut taylor adalah suatu proses pertukaran informasi atau proses yang dapat menimbulkan maupun meneruskan makna atau arti. Jadi di dalam sebuah komunikasi itu terjadi penambahan pengertian antara si pemberi dan penerima informasi sehingga memperoleh pengetahuan.

Pengertian Komunikasi Menurut Wiryanto

Komunikasi menurut wiryanto yaitu bahwa kata komunikasi atau communication dalam bahasa inggris berasal dari kata dari bahasa latin yaitu communis, communico, communication atau communicate yang artinya sama atau membuat sama.

Pengertian Komunikasi Menurut William C Himstreet

Komunikasi menurut william c himstreet merupakan suatu proses pertukaran informasi antar individu lewat sistem yang biasa digunakan dan dikenal baik itu menggunakan simbol-simbol, sinyal maupun tindakan atau perilaku yang bisa dimengerti oleh pihak yang terlibat dalam komunikasi.

Pengertian Komunikasi Menurut The Liang Gie

Komunikasi menurut the liang gie adalah penyampaian warta yang di dalamnya mengandung berbagai macam keterangan dari seseorang kepada orang lain.

Kembali ke Menu Pembahasan ↑

Tujuan komunikasi

Secara singkat, tujuan komunikasi adalah untuk menciptakan kesepahaman antara kedua belah pihak yang melakukan komunikasi. Selain itu terdapat juga beberapa tujuan komunikasi secara umum lainnya, diantaranya yaitu:

  • Supaya hal yang disampaikan dapat dimengerti dengan baik. Dengan adanya komunikasi, maka dapat menghindarkan diri dari terjadinya kesalah pahaman.
  • Supaya dapat memahami maksud perkataan orang lain.
  • Supaya ide atau gagasan dan pemikiran pribadi bisa diterima oleh orang lain terutama ketika dalam sebuah rapat tertentu.
  • Sebagai penggerak orang lain untuk melakukan sesuatu. Misalnya untuk melakukan kegiatan sosial seperti kerja bakti.
Kembali ke Menu Pembahasan ↑

Fungsi Komunikasi

Sebenarnya fungsi komunikasi yang bisa dirasakan oleh manusia itu ada banyak sekali. Namun secara umum fungsi komunikasi adalah sebagai berikut ini:

  • Sebagai informasi: Komunikasi dapat menyajikan sebuah informasi yang dibutuhkan dari setiap individu maupun kelompok dalam mengambil sebuah keputusan. Caranya yaitu dengan meneruskan data untuk menilai beberapa pilihan yang akan menjadi sebuah keputusan.
  • Sebagai kendali: Komunikasi berperan dalam mengontrol perilaku orang lain maupun anggota dengan penyampaian aturan yang wajib untuk ditaati oleh semua pihak.
  • Sebagai motivasi: Komunikasi yang baik dan persuasif maka bisa meningkatkan motivasi seseorang dalam melakukan suatu hal. Dengan menyampaikan informasi yang bisa diraih dalam kehidupan maka dapat membangkitkan motivasi seseorang.
  • Sebagai ungkapan emosional: perasaan yang ada dalam diri seseorang baik itu perasaan senang, marah, kecewa dan lain sebagainya bisa diungkapkan kepada orang lain dengan berkomunikasi.
Kembali ke Menu Pembahasan ↑

Jenis jenis Komunikasi

Terdapat beberapa macam komunikasi atau jenis komunikasi yang dapat kita temukan dalam kehidupan sehari-hari. Adapun jenis jenis komunikasi adalah sebagai berikut ini:

Jenis jenis Komunikasi Berdasarkan Cara Penyampaiannya

Adapun jenis jenis komunikasi menurut cara penyampaiannya adalah sebagai berikut ini:

1. Komunikasi Lisan

Komunikasi lisan adalah adalah komunikasi yang dilakukan secara langsung dengan bertatap muka tanpa adanya batasan tertentu. Contoh komunikasi lisan adalah obrolan antara 2 orang atau lebih, rapat, diskusi, wawancara, seminar, presentasi maupun percakapan biasa.

2. Komunikasi Tertulis

Komunikasi tertulis adalah jenis komunikasi yang cara penyampaiannya dilakukan dengan bentuk tulisan. Misalnya surat, naskah, undangan, spanduk, atau bisa juga dengan menggunakan media teknologi seperti WhatsAp, BBM, Line dan lain sebagainya.

Kembali ke Menu Pembahasan ↑

Jenis jenis Komunikasi Menurut Maksudnya

Jenis komunikasi bisa juga dibedakan berdasarkan maksud dari komunikator. Kemauan dari komunikator adalah poin utama dalam proses penyampaian pesan. Beberapa jenis komunikasi menurut maksudnya diantaranya yatu sebagai berikut ini:

  1. Pidato.
  2. Saran dan kritik.
  3. Ceramah.
  4. Wawancara.
  5. Memberikan Perintah.
Kembali ke Menu Pembahasan ↑

Jenis jenis Komunikasi Berdasarkan Ruang Lingkupnya

Komunikasi berdasarkan ruang lingkupnya dapat dibedakan menjadi 2 yaitu sebagai berikut:

1. Komunikasi Internal

Komunikasi internal adalah jenis komunikasi yang terjadi dalam ruang linkup tertentu seperti dalam lingkup organisasi atau perusahaan. Contoh komunikasi internal adalah interaksi antar individu yang berada dalam ruang lingkup tersebut. Komunikasi internal dapat berupa komunikasi vertikal, horizontal dan diagonal.

2. Komunikasi Eksternal

Komunikasi eksternal adalah jenis komunikasi yang terjalin antara individu atau organisasi dengan masyarakat. Contoh komunikasi eksternal adalahkonferensi pers, publikasi, pameran, siaran radio, siaran televisi, bakti sosial dan lain sebagainya.

Kembali ke Menu Pembahasan ↑

Jenis jenis Komunikasi Berdasarkan Aliran Informasi

Jenis komunikasi berdasarkan aliran informasi terbagi menjadi 5 macam, diantaranya yaitu:

  1. Komunikasi ke atas adalah komunikasi yang berasal dari bawahan kepada atasan.
  2. Komunikasi kebawah adalah komunikasi yang berasal dari atasan kepada bawahan.
  3. Komunikasi ke samping adalah komunikasi yang terjadi antar orang yang mempunyai kedudukan setara.
  4. Komunikasi satu arah adalah komunikasi yang berasal dari salah satu pihak saja. Biasanya komunikasi ini terjadi di dalam sebuah lembaga yang sedang dalam keadaan darurat. Jadi harus ada satu pihak yang memberikan suatu intruksi.
  5. Komunikasi dua arah adalah komunikasi yang terjadi antara 2 orang atau lebih yang saling memberikan timbal balik.
Kembali ke Menu Pembahasan ↑

Syarat-syarat Komunikasi

Agar dapat terbentuk sebuah komunikasi maka terdapat beberapa syarat-syarat tertentu yang harus dipenuhi. Adapun syarat syarat komunikasi adalah adanya:

1. Source (Sumber)

Source atau sumber merupakan bahan dasar dalam penyampaian pesan/ informasi yang bertujuan untuk memperkuat isi dari pesan itu sendiri. Adapun beberapa yang menjadi sumber komunikasi yaitu orang yang dianggap ahli, buku, lembaga, google dan lain-lain.

2. Komunikator

Komunikator adalah seseorang yang menyampaikan pesan kepada pihak lain. Seorang penyampai pesan/ informasi ini bisa seorang individu (pembicara, penulis, blogger dan lain sebagainya), dapat pula dalam bentuk kelompok, atau organisasi komunikasi seperti majalah, surat kabar, radio, TV dan lain sebagainya.

3. Komunikan

Komunikan adalah seseorang yang menjadi penerima pesan atau informasi dari komunikator. Seorang komunikan ini bisa seorang individu maupun kelompok (organisasi).

4. Pesan

Pesan adalah keseluruhan dari hal atau informasi yang disampaikan oleh komunikator. Sebuah pesan mempunyai tema utama sebagai pengarah dalam usaha untuk merubah sikap dan perilaku orang lain.

5. Kanal (Saluran)

Saluran adalah media perantara yang digunakan oleh komunikator dalam menyampaikan pesannya kepada pihak lain. Saluran bisa formal (resmi) dan juga bisa informal (tidak resmi).

6. Effect (Hasil)

Effect adalah hasil akhir dari suatu komunikasi yang telah terjadi. Di mana bentuknya ialah perubahan perilaku dan sikap dari komunikan. Perubahan ini dapat sesuai dengan yang diharapkan maupun tidak sesuai dengan yang diharapkan oleh komunikator.

Kembali ke Menu Pembahasan ↑

Demikian penjelasan yang dapat kami tulis tentang pengertian komunikasi tujuan dan fungsinya beserta dengan jenis-jenis dan syaratnya. Semoga apa yang telah kami tulis di dalam blog temukan pengertian ini dapat memberikan manfaat.

Buka Komentar
Tutup Komentar