--> Skip to main content

Pengertian Nasionalisme (Ciri, Bentuk, Tujuan dan Contoh)

Nasionalisme pengertian ciri bentuk tujuan contoh – Sudah sepatutnya setiap warga negara mempunyai rasa nasionalisme terhadap negaranya sendiri. Apa itu nasionalisme? Jika kamu belum tahu dengan apa yang dimaksud dengan nasionalisme, di sini kamu bisa memahami tentang definisi nasionalisme. Selain kami jelaskan pengertian nasionalisme secara umum di sini juga kami sertakan pengertian menurut para ahli, serta dalam arti luas dan sempit juga. Tidak hanya itu saja di sini juga kami bahas tentang ciri-ciri nasionalisme, bentuk, tujuan dan contoh nasionalisme.

Pengertian Nasionalisme

Pengertian Nasionalisme

Pengertian nasionalisme secara umum adalah suatu perasaan senasib, satu keturunan, sejiwa dengan bangsa dan tanah airnya. Nasionalisme yang bisa menumbuhkan perasaan cinta kepada tanah air disebut dengan Patriotisme.

Dapat pula didefinisikan bahwa pengertian nasionalisme adalah suatu sikap politik dari masyarakat pada suatu bangsa yang memiliki kesamaan dalam hal kebudayaan, wilayah dan kesamaan tujuan dan cita-cita. Dengan demikian masyarakat suatu bangsa dapat merasakan adanya kesetiaan yang mendalam pada bangsa itu sendiri.

Kembali ke Menu Pembahasan ↑

Pengertian Nasionalisme Menurut Para Ahli

Terapat beberapa definisi nasionalisme menurut para ahli, dianaranya yaitu sebagai berikut ini:

1. Pengertian Nasionalisme Menurut Ernest Renan

Pengertian nasionalisme menurut pendapat joseph ernest renan adalah keinginan untuk bersatu dan bernegara. Nasionalisme dalam hal ini merupakan sebuah keinginan besar untuk mewujudkan persatuan dalam bernegara. Dengan adanya persatuan maka kondisi negara dapat menjadi kuat dan tidak mudah terguncang oleh masalah dari dalam maupun luar. Jika tanpa adanya sikap nasionalisme maka persatuan negara tidak akan terwujud.

2. Pengertian Nasionalisme Menurut Hans Kohn

Pengertian nasionalisme menurut hans kohn adalah suatu bentuk kesadaran bahwa sebuah masyarakat merupakan satu kesatuan. Kesadaran tersebut merupakan kesadaran nasional bahwa sebuah masyarakat berada dalam tatanan negara yang sama. Adanya bentuk kesadaran itulah yang dapat memperkokoh kondisi suatu negara. Apabila kesadaran tersebut hilang, maka bangsa tersebut bisa rapuh. Tetapi apabila kesadaran tersebut kuat, negara akan bisa menjadi digdaya.

3. Pengertian Nasionalisme Menurut Ir Soekarno

Bahwa nasionalisme adalah sebuah pilar kekuatan bangsa-bangsa yang terjajah untuk mendapatkan kemerdekaan.

Kembali ke Menu Pembahasan ↑

Pengertian Nasionalisme dalam Arti Luas dan Sempit

Nasionalisme sendiri terbagi menjadi 2 macam yaitu dalam arti luas dan sempit. Berikut ini kami jelaskan perbedaan pengertian nasionalisme dalam arti luas dan nasionalisme dalam arti sempit.

1. Pengertian Nasionalisme dalam Arti Luas

Nasionalisme dalam arti luas adalah seseorang yang mempunyai perasaan bangga/ cinta kepada bangsa dan tanah airnya dengan tidak memandang rendah derajat bangsa lain.

Contoh nasionalisme dalam arti luas adalah:

  • Bersikap ramah terhadap orang asing atau bangsa lain yang berkunjung ke negara kita.
  • Tidak membenci bangsa lain.
  • Tidak mengejek bangsa lain.
  • Tidak menjatuhkan bangsa lain.
Kembali ke Menu Pembahasan ↑

2. Pengertian Nasionalisme dalam Arti Sempit

Pengertian nasionalisme dalam arti sempit adalah sesorang yang mempunyai perasaan bangga/ cinta kepada bangsa dan tanah airnya secara berlebih-lebihan sehingga memandang rendah derajat bangsa lain.

Contoh nasionalisme dalam arti sempit adalah sebagai berikut ini:

  • Ramah terhadap orang dari bangsanya sendiri, namun tidak ramah terhadap orang dari bangsa lain.
  • Membenci bangsa lain.
  • Mengejek bangsa lain.
  • Menjatuhkan bangsa lain.
Kembali ke Menu Pembahasan ↑

Ciri-ciri Nasionalisme

Adapun ciri ciri nasionalisme indonesia adalah sebagai berikut ini:

  • Mempunyai rasa cinta terhadap tanah air atau patriotisme.
  • Merasa bangga menjadi bangsa dan bagian dari masyarakat Indonesia.
  • Bersedia untuk mempertahankan serta memajukan negara dan nama baik bangsanya.
  • Mengakui dan menghargai secara penuh keanekaragaman yang terdapat pada diri bangsa Indonesia.
  • Mengutamakan kepentingan bersama daripada kepentingan pribadi maupun glongan (kelompok).
  • Selalu membangun rasa persaudaraan, kedamaian, solidaritas dan anti kekerasan antar kelompok masyarakat dengan semangat persatuan.
  • Menyadari secara penuh bahwa kita merupakan bagian dari bangsa lain untuk menciptakan hubungan kerja sama yang saling menguntungan.
Kembali ke Menu Pembahasan ↑

Bentuk Nasionalisme

Terdapat beberapa bentuk nasionalisme yang ada dalam suatu negara. Adapun bentuk nasionalisme adalah sebagai berikut:

1. Nasionalisme Kewarganegaraan

Nasionalisme kewarganegaraan disebut juga nasionalisme sipil (nasionalis sipil). Nasionalisme kewarganegaraan adalah bentuk nasionalisme di mana negara mempunyai kebenaran politik dari penyertaan aktif rakyatnya, kehendak rakyat ataupun perwakilan politik.

2. Nasionalis Etnis

Nasionalis etnis adalah bentuk semangat kebangsaan di mana negara mempunyai kebenaran politik dari budaya asal atau etnis suatu masyarakat.

3. Nasionalisme Romantik/ Organik/ Identitas

Nasionalisme romantik adalah bentuk nasionalisme dimana negara mempunyai kebenaran politik secara organik, hasil dari bangsa ataupun ras menurut semangat romantisme.

4. Nasionalisme Budaya

Nasionalisme budaya adalah bentuk nasionalisme dimana negara mempunyai kebenaran politik dari budaya bersama dan bukan dari sifat keturunan seperti warna kulit, ras dan lain sebagainya.

5. Nasionalisme Kenegaraan

Nasionalisme kenegaraan adalah bentuk nasionalisme dimana masyarakatnya mempunyai perasaan nasionalistik yang kuat sehingga diberi keutamaan dalam mengatasi hak universal dan kebebasan. Bentuk nasionalisme kenegaraan selalu dihubungkan dengan nasionalisme etnis.

6. Nasionalisme Agama

Nasionalisme agama adalah bentuk nasionalisme dimana nasionalisme tersebut mempunyai legitimasi politik dari adanya persamaan agama.

Kembali ke Menu Pembahasan ↑

Tujuan Nasionalisme

Pada dasarnya nasionalisme yang muncul pada suatu negera mempunyai beberapa tujuan. Adapun tujuan nasionalisme adalah sebagai berikut:

  • Untuk menumbuhkan dan meningkatkan rasa cinta pada tanah air dan bangsa.
  • Untuk menumbuhkan semangat rela berkorban untuk tanah air dan bangsa.
  • Untuk membangun serta mempererat tali persaudaraan antar sesama anggota masyarakat.
  • Untuk membangun hubungan antar individu dan masyarakat yang harmonis dan rukun.
  • Untuk mengupayakan menghilangkan ekstrimisme (tuntutan yang berlebih dari warga negara kepada pemerintah).
  • Untuk menjaga tanah air dan bangsa dari berbagai macam serangan musuh, baik itu dari luar maupun dari dalam negeri.
Kembali ke Menu Pembahasan ↑

Contoh Nasionalisme

Contoh nasionalisme dalam kehidupan sehari hari diantaranya yaitu sebagai berikut ini:

  • Mentaati dan mematuhi hukum negara serta aturan yang berlaku.
  • Menjaga ketertiban dalam masyarakat.
  • Bersedia untuk mempertahankan dan memperjuangkan negara.
  • Menjunjung tinggi nilai-nilai persatuan dan kesatuan bangsa.
  • Ikut serta dalam upaya membela negara.
  • Ikut melestarikan busaya Indonesia.
  • Menggunakan produk-produk dalam negeri.
Kembali ke Menu Pembahasan ↑

Demikianlah penjelasan tentang pengertian nasionalisme dan ciri cirinya beserta dengan bentuk, tujuan dan contohnya. Semoga penjelasan di atas dalam blog temukan pengertian ini bermanfaat.

Buka Komentar
Tutup Komentar