Pengertian ANDAL

Advertisement
Pengertian ANDAL – Pernah dengar kata ANDAL? Tahukah anda apa itu ANDAL? Bagi kalian yang pernah mendapatkan materi ANDAL dalam pelajaran IPA di sekolah tentunya bisa menjelaskan apa yang dimaksud ANDAL itu. Namun bagi kalian yang lupa atau mungkin belum pernah mendapatkan materi ANDAL tentunya masih binggung jika menjelaskan tentang arti ANDAL. Untuk itulah pada pembahasan kali ini kami akan menerangkan tentang apa yang dimaksud dengan ANDAL. Di sini kami selain menerangkan tentang definisi ANDAL juga akan kami terangkan tentang tata cara membuat ANDAL serta dampak penting ANDAL.
Pengertian ANDAL

Pengertian ANDAL

ANDAL merupakan singkatan dari Analisis Dampak Lingkungan Hidup. ANDAL yaitu sebuah dokumen yang isinya tentang telaahan cermat terhadap dampak penting dari sebuah rendana atau rancangan kegiatan. Dampak-dampak penting yang sudah teridentifikasi di dalam dokumen KA-ANDAL lalu ditelaah dengan metodologi yang sudah disepakati secara lebih cermat. Tujuan dari telaah ini yaitu untuk mengetahui besaran dampak. Jika besaran dampak telah diketahui maka langkah berikutnya yaitu melakukan penentuan sifat penting dampak tadi dengan memakai cara melakukan perbandingan atara besaran dampak dengan kriteria/ ketetapan-ketetpan dampak penting yang sudah menjadi ketetapan pemerintah. selanjutnya tahap kajiannya yaitu evaluasi pada keterkaitan antara dampak yang satu dengan dampak yang lain. Tujuan dari Evaluasi dampak ini yaitu untuk menetapkan dasar-dasar pengelolaan dampak yang akan dilakukan untuk memaksimalkan dampak positif dan meminimalkan dampak negatif.

Tata Cara Membuat Andal

Usulan sebuah proyek datang dari pemrakarsa ialah orang atau sebuah badan yang mengajukan serta bertanggung jawab atas suatu rencana kegiatan yang dijalankan. Kemudian usulan proyek akan mengalami penyaringan yang tujuannya yaitu untuk menentukan apakah perlu atau tidak dilengkapi dengan ANDAL. Penyaringan tersebut dilaksanakan dengan Penyajian Informasi Lingkungan (PIL).
Dalam hal itu, jika pemrakarsa sejak mulai berpendapat bahwa usulan proyeknya akan mempunyai dampak yang penting, maka pemrakarsa beserta instansi yang bertanggung jawab bisa langsung membuat sebuah ANDAL dengan menyiapkan kerangka acuan terlebih dahulu. Jadi dalam hal ini tidak dibutuhkan PIL. Pada PP no.51 tahun 1993 ketentuan tentang PIL tersebut di tidak adakan. Jika instansi yang terkait memutuskan perlunya membuat ANDAL, maka pihak pemrakarsa besarta instansi tersebut membuat kerangka acuan TOR berdasarkan pedoman yang telah ditetapkan bagi analisis dampak lingkungan.

Pemrakarsa membuat ANDAL sesuai dengan pedoman yang telah ditentukan, setelah itu diajukan kepada instansi yang bertanggung jawab untuk dikaji dan memperoleh keputusan. Ada 3 kemungkinan hasil dari penilaian. Yang pertama, ANDAL disetujui, setelah itu pemrakarsa melanjutkan membuat RKL dan RPL. Yang kedua, ANDAL ditolak karena masih dianggap kurang sempurna atau kurang lengkap. Karena itu perlu dilakukan perbaikan dan diajukan lagi. Yang ketiga, ANDAL ditolak karena diprediksi dampak negatif yang tidak ditanggulangi oleh ilmu dan teknologi, yang telah ada lebih besar dibanding dengan dampak positifnya. Pada butir yang ketiga, pemrakarsa diberikan kesempatan mengajukan keberatan kepada instansi yang mempunyai wewenang.

Dampak Penting ANDAL

Di atas telah disebutkan bahwa usulan proyek yang diprekdisikan menimbulkan dampak yang penting terhadap lingkungan saja yang diwajibkan untuk membuat ANDAL. Dalam hal tersebut, indikasi dampak penting suatu kegiatan terhadap lingkungan hidup ditandai dengan hal-hal berikut ini:
  • Luas wilayah penyebaran damapak.
  • Jumlah manusia yang akan terkena dampak.
  • Intensitas dampak.
  • Lamanya dampak berlangsung.
  • Sifat kumulatif dampak, serta baik atau tidaknya dampak.
  • Banyaknya komponeen lingkungan lain yang terkena.

Berdasarkan dari pengalaman serta tingkat perkembangan ilmu dan teknologi diidentifikasikan 8 kategori kegiatan yang potensial bisa menimbulkan dampak penting terhadap lingkungan, diantaranya yaitu:
  • Ekploitasi sumber daya alam baik yang terbarui maupun yang tidak terbarui.
  • Pengubahan bentuk lahan dan bentang alam.
  • Proses dan kegiatan yang hasilnya bisa mempengaruhi lingkungan sosial dan budaya.
  • Proses dan kegiatan yang secara potensial bisa menimbulkan pemborosan, kemrosotan serta kerusakan pemanfaatan sumber daya alam.
  • Introduksi jenis hewan, jenis tumbuhan dan jenis renik.
  • Proses dan kegiatan yang hasilnya bisa mempengaruhi pelestarian wilayah konservasi sumber daya alam atau perlindungan cagar budaya.
  • Penerapan teknologi yang diprediksi memiliki potensi besar mempengarhui lingkungan.
  • Pembuatan serta penggunaan bahan hayati dan non hayati. 

Itulah penjelasan yang bisa kami berikan mengenai Pengertian ANDAL. Semoga penjelasan dalam blog temukan pengertian di atas dapat membantu anda.
Advertisement
Artikel Terkait

Berlangganan Artikel Melalui Email!

Suka dengan artikel kami? Daftarkan email anda di sini untuk mendapatkan artikel terbaru