Featured Post

Pengertian Negara

Pengertian Negara – Negara adalah/ Negara yaitu/ Negara merupakan/ yang dimaksud Negara/ arti Negara/ definisi Negara. Istilah Negara ten...

Pengertian Majas Simile dan Contohnya

Pengertian Majas Simile dan Contohnya – Ketika sekolah dalam pelajaran bahasa Indonesia tentunya kita pernah mendapatkan materi tentang majas. Terdapat banyak majas yang diajarkan kepada kita salah satunya yaitu majas simile. Walaupun demikian pastinya diantara kita ada yang kurang memahami atau malahan belum memahami tentang apa itu majas simile. Majas itu jenisnya ada banyak maka kita perlu memahami pengertian dan ciri-ciri majas simile untuk mengidentifikasi/ mengenali majas simile. Untuk itu dalam blog Temukan Pengertian ini, akan kami bahas secara rinci tentang majas simile. Pembahasan tentang majas simile ini, terbagi atas 2 bagian yaitu tentang pengertian majas simile dan tentang contoh majas simile.
Pengertian Majas Simile dan Contohnya
Pengertian Majas Simile
Sebelumnya kami bahas dulu asal mula kata simile, dalam bahasa latin kata simile artinya seperti. Sedangkan dalam bahasa melayu simile dikenal dengan perumpamaan, yaitu dua hal yang tidak sama diperbandingkan. Karena itulah, dapat dijelaskan kalau majas simile adalah majas yang kalimatnya membandingkan antara 2 hal yang berbeda secara hakiki, namun dianggap mengandung segi yang sama/ serupa. Kesamaan atau keserupaan itu dinyatakan secara langsung/ eksplisit/ secara jelas. Untuk menyatakan keserupaan tersebut dilakaukan dengan kata “bagai”, “seperti”, “laksana”, “bak, dan sebagainya. Majas simile dikelompokkan ke dalam majas perbandingan karena sifatnya yang membandingkan sesuatu.
Baca juga Artikel: Pengertian Majas: Apa itu Majas?

Contoh Majas Simile

Supaya lebih paham tentang majas simile, berikut ini kami berikan beberapa contoh majas simile, silahkan dipahami dengan baik.
Contoh Majas Simile 1
"Rambutnya laksana mayang terurai"
Termasuk majas simile karena kata laksana mengumpamakan rambut dengan mayang yang terurai.
Contoh Majas Simile 2
"Persahabatan kita layaknya rantai yang sangat kuat"
Dalam contoh tersebut kata layaknya mengumpamakan antara persahabatan dengan rantai yang sangat kuat. Jadi kalimat tersebut termasuk majas simile.
Contoh Majas Simile 3
"Siswi yang duduk di kursi itu seperti bunga yang baru mekar"
Pada contoh kalimat tersebut mengumpamakan antara siswi yang duduk dikursi dengan bunga mawar dengan pilihan kata seperti. Jadi contoh kalimat tersebut termasuk majas simile.
Contoh Majas Simile 4
"Wajahmu bagaikan rembulan yang bersinar terang"
Contoh kalimat tersebut merupakan majas simile karena terdapat kata bagaikan yang mengumpamakan wajah dengan rembulan.
Baca juga Artikel: Pengertian Majas Metonimia dan Contohnya
Semoga penjelasan yang kami berikan tentang Pengertian Majas Simile dan Contohnya di atas dapat bermanfaat dan dapat anda pahami dengan baik.
Read more >>

Pengertian Majas Metonimia dan Contohnya

Pengertian Majas Metonimia dan Contohnya – Majas metonimia merupakan salah satu nama majas yang sering dipelajari di sekolah. Dalam sebuah karya sastra sering kali digunakan majas metonimia sebagai pelengkap gaya bahasa agar karya sastra tersebut lebih menarik. Majas metonimia mempunyai ciri khusus sebagai mana majas pada umumnya yang membedakan antara majas satu dengan majas yang lainnya. Untuk itu pemahaman mengenai majas metonimia sangat penting supaya kita tidak keliru dalam mengenali jenis majas ini. Karena pentingnya pemahaman tentang majas metonimia, maka blog Temukan Pengertian akan memberikan penjelasan secara rinci tentang Pengertian majas metonimia beserta contoh majas metonimia berikut ini.
Pengertian Majas Metonimia dan Contohnya

Pengertian Majas Metonimia

Metonimia merupakan kata yang diambil dari kata dalam bahasa yunani yaitu meto dan anoma. Meto artinya “menunjukkan perubahan” sedangkan anoma artinya “nama”. Sehingga dapat disimpulkan majas metonimia adalah sebuah gaya bahasa yang memakai suatu kata untuk mengungkapkan suatu hal yang lainnya, karena memiliki hubungan yang erat. Dengan kata lain majas metonimia adalah majas yang memakai nama barang atau merek dagang untuk menggambarkan sesuatu dipakai sehingga kata tersebut berasosiasi terhadap benda secara keseluruhan. Pengertian lain tentang majas metonimia adalah majas yang menggunakan nama hal atau nama ciri yang dikaitkan dengan benda, orang, atau suatu hal, yang dipakai sebagai penggantinya. Contohnya, dalam menyebutkan sepeda motor, hanya dengan menyebutkan nama merknya saja, maka orang sudah mengerti bahwa apa yang kita maksudkan itu sepeda motor.
Baca juga Artikel: Pengertian Majas: Apa itu Majas?

Contoh Majas Metonimia

Untuk lebih memahami tentang majas metonimia, berikut ini kami berikan beberapa contoh majas metonimia, silahkan dipahami.
Contoh Majas Metonimia 1
"Jama'ah haji berangkat ke tanah suci naik Garuda Indonesia"
Kata "Garuda Indonesia" dimaksudkan pesawat karena Garuda Indonesia merupakan merk maskapai penerbangan. Sehingga artinya menjadi Jama'ah haji berangkat ke tanah suci naik pesawat. Jadi contoh kalimat tersebut merupakan majas metonimia.
Contoh Majas Metonimia 2
"Pak hadiyanto pergi ke kantor menggunakan Honda"
Makna dari contoh kalimat tersebut yaitu "Pak hadiyanto pergi ke kantor menggunakan motor". Kata motor diganti dengan kata "Honda" yang merupakan merk motor. Jadi contoh kalimat tersebut merupakan majas metonimia.
Contoh Majas Metonimia 3
"Untuk menyedot air kami menggunakan Sanyo"
Contoh Kalimat tersebut merupakan majas metonimia karena Kata "sanyo" maksudnya adalah sebuah alat atau mesin yang dipakai untuk menyedot air.
Contoh Majas Metonima 4
"Pak Riza membeli sebuah Grand Livina"
Makna pada contoh kalimat tersebut yaitu "Pak riza membeli sebuah mobil", tetapi kata mobil diganti dengan kata merk mobil yaitu "Grand Livina". Jadi contoh kalimat tersebut merupakan majas metonimia.
Baca juga Artikel: Pengertian Majas Litotes dan Contohnya
Semoga setelah membaca penjelasan tentang Pengertian Majas Metonimia dan Contohnya tersebut anda bisa mempunyai pemahaman yang baik tentang majas tersebut. Sekian dari kami dan semoga bermanfaat.
Read more >>

Pengertian Majas Litotes dan Contohnya

Pengertian Majas Litotes dan Contohnya – Majas merupakan materi yang pernah diajarkan di sekolah yaitu dalam pelajaran Bahasa Indonesia. Salah satu jenis majas yang di ajarkan ketika sekolah yaitu majas litotes. Majas litotes ini mempunyai fungsi seperti pada umumnya majas yaitu untuk memperindah sebuah karya sastra dengan menghadirkan suatu bentuk retoris sebagai unsur gaya bahasa yang dipakai dalam pembuatan sebuah karya sastra. Walaupun fungsinya sama untuk memperindah karya sastra namun majas litotes pastinya mempunyai perbedaan dengan majas yang lain, yaitu pada saat akan diterapkan pada kalimat. Supaya kita tidak salah dalam menerapkan majas litotes sebuah dalam kalimat kita perlu mengetahui tentang majas litotes. Karena itulah maka blog Temukan Pengertian akan membagikan penjelasan secara rinci tentang majas litotes. Pembahasan majas litotes ini terbagi menjadi dua kelompok yaitu pengertian majas litotes dan contoh-contoh penerapan majas litotes.
Pengertian Majas Litotes dan Contohnya

Pengertian Majas Litotes

Majas litotes adalah majas yang menggambarkan keadaan dengan kata yang artinya berlawanan dengan keadaan yang sebenarnya (kenyataannya) tujuannya yaitu untuk merendahkan diri, tetapi  maksudnya untuk meninggikan. Dengan kata lain majas litotes yaitu majas yang mengecilkan keadaan yang sebenarnya terjadi atau mengecilkan suatu hal yang positif menjadi hal yang negatif. Majas litotes di dalam pengungkapannya yaitu melemahkan atau mengurangi kenyataan yang sebetulnya terjadi. litotes bisa juga mempunyai arti sebagai ungkapan yang berupa mengecilkan sebuah fakta dengan tujuan untuk menghaluskan atau menjaga kesopanan.
Baca juga Artikel: Pengertian Majas: Apa itu Majas?

Contoh Majas Litotes

Untuk lebih memahami tentang majas litotes, anda perlu memahami beberapa contoh majas litotes berikut ini:
Contoh Majas Litotes ke-1
“Sebagai seorang bupati gaji saya hanya cukup untuk makan saja”
Pada contoh kalimat tersebut merupakan majas litotes (merendah), pada kenyataannya gaji seorang bupati cukup besar.
Contoh Majas Litotes ke-2
“Yang dapat kami perjuangkan hanya setitik air dalam luasnya samudra”
Kata “setitik air dalam luasnya samudra” dalam contoh kalimat tersebut merupakan kata yang direndahkan dengan kenyataan yang sebenarnya (litotes).
Contoh Majas Litotes ke-3
“hanya teh dingin dan makan kampung saja yang dapat kami suguhkan”
Dalam contoh kalimat tersebut kata “hanya” berarti merendahkan (litotes), tentunya sudah luar biasa jika kita telah disuguhi teh dan juga makanan.
Contoh Majas Litotes ke-4
“Jika kamu ada waktu silahkan mampir saja ke gubukku”
Pada contoh tersebut terdapat kata “gubuk” (kata yang merendah/ litotes), yang dalam kenyataan nya tersebut gubuk adalah rumah.
Baca juga Artikel: Pengertian Majas Hiperbola dan Contohnya
Demikian apa yang dapat kami jelaskan tentang Pengertian Majas Litotes dan Contohnya, semoga apa yang saya jelaskan bisa dipahami dengan baik.
Read more >>

Pengertian Majas Hiperbola dan Contohnya

Pengertian Majas Hiperbola dan Contohnya – Tahukah kamu apa itu majas hiperbola? Majas hiperbola merupakan majas yang umum di kenal dalam pelajaran bahasa Indonesia. Materi Majas hiperbola sudah diajarkan sejak mulai SD, SMP, SMA hingga ke perguruan tinggi. Tentunya kami meyakini kalau diantara kalian pernah mempelajari majas hiperbola. Seperti majas pada umumnya, kegunaan majas hiperbola yaitu sering digunakan untuk  menyusun/ merangkai kalimat sebuah karya sastra supaya gaya bahasa karya sastra menjadi lebih indah. Karena itulah dalam membuat sebuah karya sastra kita perlu memahami dengan baik apa itu majas hiperbola. Dalam blog Temukan Pengertian ini kami akan membahas secara rinci tentang majas hiperbola. Pembahasan tentang majas hiperbola ini akan kami bagi menjadi 2 bagian yaitu bagian pertama tentang pengertian majas hiperbola dan bagian ke dua tentang contoh majas hiperbola.
Pengertian Majas Hiperbola dan Contohnya

Pengertian Majas Hiperbola

Pengertian majas hiperbola adalah majas yang membesar-besarkan sesuatu hal atau mengandung sebuah pernyataan yang berlebih-lebihan. Dalam arti yang lebih rinci, Majas Hiperbola adalah majas yang membesar-besarkan atau melebihkan-lebihkan suatu hal dari apa yang sebenarnya dengan tujuan untuk meningkatkan kesan, memperhebat, daya pengaruh, baik ukuran, jumlah ataupun sifat-sifatnya. Tidak hanya dalam sebuah karya sastra saja kita menjumpai majas hiperbola, namun tanpa kita menyadarinya dalam percakapan sehari-hari kita sering menggunakan majas hiperbola. Pesan yang akan disampaikan bisa saja biasa-biasa saja tetapi akan terasa lebih wah apabila kalimat yang disusun sedemikian rupa menggunakan majas hiperbola. Dalam menceritakan suatu hal sengaja diberikan kesan sangat berlebih-lebihan/ hiperbola dengan tujuan untuk menarik perhatian pendengar ataupun pembaca.
Baca juga Artikel: Pengertian Majas: Apa itu Majas?

Contoh Majas Hiperbola

Supaya lebih memahami tentang majas hiperbola, perlu anda perhatikan beberapa contoh majas hiperbola dibawah ini.
Contoh Majas Hiperbola ke-1:
"Tumpukan sampah di kota Jakarta itu setinggi gunung"
Kata “setinggi gunung” dalam kalimat tersebut merupakan kata yang melebih-lebihkan tumpukan sebuah sampah, sehingga disebut majas hiperbola.
Contoh Majas Hiperbola ke-2:
"Suara teriakanmu mengguncangkan dunia"
Kata “mengguncangkan dunia” merupakan kata yang berlebih-lebihan karena suara teriakan orang tidak sampai mengguncangkan dunia. Jadi contoh kalimat tersebut merupakan majas hiperbola.
Contoh Majas Hiperbola ke-3:
"Korban pembunuhan itu darahnya membanjiri tanah"
Disebut majas hiperbola karena terdapat kata yang berlebih-lebihan yaitu pada kata “membanjiri tanah”.
Contoh Majas Hiperbola ke-4:
"Setelah naiknya harga Bahan Bakar Minyak harga beras mencekik leher"
Dalam contoh tersebut disebut majas hiperbola karena terdapat kata “mencekik leher” yang memberikan kesan yang berlebih-lebihan.
Baca juga artikel: Pengertian Majas Metafora dan Contohnya
Demikian penjelasan yang dapat kami bagikan tentang Pengertian Majas Hiperbola dan Contohnya, semoga bermanfaat dan mudah dipahami.
Read more >>

Pengertian Majas Metafora dan Contohnya

Pengertian Majas Metafora dan Contohnya - Majas Metafoara merupakan salah satu majas yang umum dikenal. Namun tahukah kamu Apa yang dimaksud majas metafora itu? Majas metafora merupakan majas yang sering dijumpai dalam karya sastra, majas ini sering diterapkan dalam kata-kata berbentuk kiasan dalam karya sastra sebagai pelengkap unsur gaya bahasa. Majas metafora mempunyai perbedaan yang tidak dimiliki majas lainnya yaitu terdapat ciri khusus dalam majas metafora. Perbedaan tersebut perlu untuk diketahui supaya kita tidak keliru dalam mengidentifikasi majas yang ada dalam sebuah karya sastra. Karena itulah maka blog Temukan Pengertian akan membahas secara rinci tentang Majas Metafora yang sedang anda baca sekarang ini. Pembahasan majas metafora ini akan kami bagi menjadi 2 bagian yaitu bagian pertama pengertian majas metafora dan bagian kedua contoh majas metafora.
Pengertian Majas Metafora dan Contohnya

Pengertian Majas Metafora

Pengertian Majas Metafora adalah majas yang menggambarkan sesuatu dengan perbandingan tepat dan langsung atas dasar sifat yang hampir sama atau yang sama. Pengertian lain menyebutkan bahwa majas metafora adalah penggunaan kelompok kata atau kata yang merupakan bukan arti kata yang sebenarnya, tetapi sebagai gambaran yang berdasarkan perbandingan atau persamaan. Yang menjadi ciri majas metafora yaitu pemakaian kata-kata kiasan dan adanya pilihan kata yang menyamakan suatu hal dengan hal yang lainnya. Majas metafora termasuk dalam kelompok majas perbandingan. Majas metafora di dalam membandingkan atau menyamakan suatu hal, memakai perbandingan secara langsung tanpa kata pembanding yang mengikutinya seperti laksana, bak atau bagai.
Baca juga Artikel: Pengertian Majas: Apa itu Majas?

Contoh Majas Metafora

Supaya lebih memahami tentang majas metafora, di bawah ini kami berikan contoh contoh majas metafora yang perlu anda pahami.
Contoh ke-1
"Dari balik awan itulah dewi malam keluar dari persembunyiannya"
Contoh kalimat tersebut merupakan majas metafora karena mengibaratkan "Bulan" dengan "Dewi Malam".
Contoh ke- 2
"Alya mempunyai Perasaan yang sejernih embun pagi"
Contoh tersebut menyamakan antara "perasaan alya" dengan "jernihnya embun pagi" sehingga disebut majas metafora.
Contoh ke-3
"Akhirnya Sampah masyarakat itu masuk dalam penjara"
Merupakan majas metafora karena menyamakan antara "kriminal" dnegna sebutan "sampah masyarakat".
Contoh ke-4
"Dirinya itu setan yang terkutuk"
Dalam contoh tersebut, perasaan dan hidup "Dirinya" diibaratkan dengan "setan yang terkutuk" sehingga disebut dengan majas metafora.
Baca juga Artikel: Pengertian Majas Personifikasi dan Contohnya
Itulah penjelasan tentang Pengertian Majas Metafora dan Contohnya yang dapat kami uraikan, semoga bisa dipahami dengan mudah.
Read more >>

Pengertian Majas Personifikasi dan Contohnya

Pengertian Majas Personifikasi dan Contohnya – Majas personifikasi merupakan salah satu majas yang kita kenal dari sekian banyaknya majas. Namun tahukah kamu apa itu majas personifikasi?.  Kami meyakini bahwa anda yang pernah sekolah atau sedang sekolah pernah menjumpai soal yang berkaitan dengan majas personifikasi dalam pelajaran Bahasa Indonesia. Walaupun begitu, tapi kenyataannya diantara kita masih banyak yang kurang memahami bahkan belum memahami dengan baik tentang apa yang dimaksud majas personifikasi itu. Maka dari itulah, pada pembahasan kali ini Temukan Pengertian akan menjelaskan secara rinci tentang apa yang dimaksud majas personifikasi. Dalam penjelasan yang akan kami berikan ini terbagi menjadi 2 bagian yaitu pengertian majas personifikasi yang merupakan bagian pertama dan contoh majas personifikasi yang merupakan bagian kedua.
Pengertian Majas Personifikasi dan Contohnya
Pengertian Majas Personifikasi
Pengertian Majas Personifikasi adalah sebuah majas yang mengenakan sifat-sifat manusiawi (insani) terhadap sebuah benda mati sehingga membuat benda mati tersebut seolah-olah mempunyai sifat seperti benda hidup. Yang menjadi ciri khas majas personifikasi yaitu terdapat pilihan kata yang melekatkan sifat manusia terhadap benda mati sehingga menjadi seolah hidup. Selain itu majas personifikasi juga mempunyai gaya bahasa perbandingan yaitu membandingkan benda tidak dapat bergerak atau benda mati sehingga tampak seperti bergerak atau tampak hidup dan bisa berperilaku seperti makhluk hidup/ manusia. Karena itulah maka majas personifikasi dikelompokkan ke dalam majas perbandingan. Fungsi dari majas personifikasi yaitu untuk memberikan citraan atau bayangan angan yang konkret dan memberikan gambaran tentang situasi yang dilukiskan yang lebih jelas. Di dalam banyak jenis karya sastra seperti puisi, cerpen, lagu dan lain-lain penggunaan majas personifikasi banyak ditemukan di dalamnya.
Baca juga Artikel: Pengertian Majas: Apa itu Majas?
Contoh Majas Personifikasi
Sebagai pelengkap dalam pemahaman tentang majas personifikasi, maka anda perlu memperhatikan contoh kalimat di bawah ini:
Contoh ke-1:
"Di malam hari angin berbisik menyampaikan salamku kepada dirinya"
Angin diibaratkan dapat berbisik ibarat seperti manusia.
Contoh ke-2:
"Ranting-ranting menari mengikuti alunan musik"
Kata menari-nari merupakan perilaku manusia jadi ranting-ranting itu diibaratkan seperti manusia yang bisa menari-nari.
Contoh ke-3:
"Bulan mengintip dibalik awan di malam itu"
Kata mengintip pada bulan diibaratkan bulan bersifat seperti manusia.
Contoh ke-4:
"Di pagi hari padi menunduk memberikan salam"
Kata menunduk padi, padi diibaratkan bersifat seperti manusia yang dapat menyapa/ memberi salam.
Demikian penjelasan yang dapat kami bagikan kepada anda tentang Pengertian Majas Personifikasi dan Contohnya. Semoga penjelasan di atas dapat menambah pengetahuan anda.
Read more >>

Pengertian Majas: Apa itu Majas?

Pengertian Majas: Apa itu Majas? – Majas yaitu sebuah gejala bahasa yang memberikan ciri kuat terhadap wacana sastra. Majas merupakan peristiwa penggunaan kata yang menyimpang dari arti sebenarnya  yang disebabkan karena pengibaratan atau penggantian arti dari arti yang sebenarnya menjadi arti yang lain. Majas dipakai dengan maksud mengungkapkan apa yang akan disampaikan secara simbolik sehingga memberikan kesan yang imajinatif untuk pembaca atau penyimaknya.
Pengertian Majas: Apa itu Majas?
Selanjutnya blog Temukan Pengertian akan menjelaskan secara rinci tentang apa yang dimaksud majas, berikut ini adalah penjelasan secara lengkapnya.

Pengertian Majas

Pengertian majas secara sederhana yaitu cara menggambarkan sesuatu dengan langkah menyamakannya dengan sesuatu yang lainnya memakai pemilihan kata yang  menyatakan makna sebenarnya tidak secara langsung untuk mendapatkan efek tertentu dalam menggambarkan sesuatu. Jadi bisa diartikan bhwa majas adalah sebuah pengibaratan atau bisa dikatakan sebagai figure of speech, yaitu sebuah teknik yang secara khusus memakai bahasa figuratif (bahasa secara ekspresif).  Di dalam tesk sastra majas banyak dipakai, namun ada juga yang dipakai dalam teks non-sastra supaya pengguna bahasa pada saat mendeskripsikan tersebut lebih memahami suatu kenyataan. Terkadang majas juga dipakai untuk menghidupkan tulisan karangan dan juga membuat efek khayalan yang mempunyai nilai khas.
Di dalam pemakaiannya, majas ada berbagai jenis, seperti majas personifikasi, majas hiperbola, majas metafora, majas litotes, majas metominia, majas perbandingan, majas ironi, majas alegori, dan majas simile.
Demikian penjelasan yang dapat kami sampaikan mengenai Pengertian Majas: Apa itu majas?, semoga dapat memberikan manfaat.
Read more >>

Sifat sifat Negara

Sifat sifat Negara – Istilah negara tentunya sudah tidak asing lagi bagi kita. Bahkan kita ini hidup di sebuah negara. Negara adalah sebuah bentuk organisasi yang sifatnya khas dan berbeda dengan organisasi atau asosiasi yang lain. Sifat-sifat yang melekat pada negara lah yang menjadi nilai kekhasan sebuah negara. Dari banyaknya sifat-sifat umum yang melekat pada negara, dalam artikel ini akan kami bahas 3 sifat khas yang melekat negara. Apa sajakah sifat-sifat negara ? Sifat-sifat negara perlu kita ketahui sebagai pelengkap dalam memahami tentang Negara. Oleh sebab itu dalam blog Temukan Pengertian ini akan kami uraikan secara rinci penjelasan tentang 3 sifat khas negara. Berikut ini adalah penjelasan secara rincinya.
Sifat sifat Negara

Sifat-Sifat Negara

Salah satu pengetahuan tentang sifat-sifat negara dari pendapat Prof Miriam Budiardjo yang menyebutkan bahwa sifat Negara adalah sebagai berikut:
Sifat Memaksa Negara
Maksud dari sifat memaksa di sini yaitu supaya peraturan perundang-undangan dipatuhi/ ditaati. Melalui cara yang memaksa tersebut maka ketertiban dalam masyarakat bisa terwujud  serta tidak akan menimbulkan anarkhi. Sifat memaksa di sini juga termasuk mempunyai kekuasaan secara legal untuk melakukan kekerasan fisik. Untuk melakukan itu negara memakai perangkat-perangkat seperti badan peradilan, tentara dan polisi. Sifat memaksa ini tidak akan begitu menonjol kalau masyarakatnya bersifat homogen dan terdapat konsensus nasional tentang tujuan-tujuan bersama yang kuat. Sebaliknya sifat memaksa akan sangat menonjol jika negara baru berdiri dan rakyatnya bersifat heterogen dan ikatan konsensus tentang tujuan bersama tidak begitu kuat.
Baca juga Artikel: Pengertian Negara
Meskipun demikian, dalam prakteknya di negara demokratis sifat memaksa tidak diutamakan, tetapi yang diutamakan yaitu meyakinkan (persuasi). Contoh sifat memaksa suatu Negara yaitu ketetapan mengenai pajak. Pajak wajib dibayar oleh setiap warga negara. Jadi jika ada orang yang tidak membayar pajak atau telat membayar pajak akan dikenakan denda, barang disita, dan ada juga di beberapa negara yang dikenakan hukuman kurungan penjara.
Sifat Monopoli Negara
Dalam menetapkan tujuan bersama dari masyarakat negara mempunyai sifat monopoli. Jadi negara akan memonopoli apa saja yang menyangkut kehidupan orang banyak. Contoh sifat monopoli suatu Negara yaitu negara memberikan larangan adanya kelompok politik atau kepercayaan tertentu yang sifatnya bertentangan dengan paham yang ada negara.
Sifat Menyeluruh Negara atau Sifat Mencakup Semua
Sifat negara yang menyeluruh itu artinya mencakup semua lapisan masyarakat yang  menjadi warga negera. Contoh sifat menyeluruh negara: Semua peraturan perundang-undangan berlaku untuk semua orang, misalnya, kewajiban untuk membayar pajak. Itu semua karena untuk menjadi seorang warga negara bukan karena kemauan sendiri, lain hal nya jika dalam organisasi atau asosiasi lainnya sifat keanggotaannya sukarela.
Baca juga Artikel: Tujuan Negara
Itulah penjelasan yang dapat kami sampaikan tentang apa saja Sifat sifat Negara, semoga bisa bermanfaat.
Read more >>