Pengertian Kalimat Majemuk

Pengertian Kalimat Majemuk - Kalimat majemuk merupakan salah satu contoh kalimat dari sekian banyak jenis kalimat yang dikenal sampai sekarang ini. Yang membedakan kalimat majemuk dengan kalimat yang lain, dibedakan atas dasar bentuk pola dan kalimatnya. Ada pola tertentu yang menjadi ciri khas dari kalimat majemuk. Pola inilah yang perlu dikenali untuk bisa membuat kalimat majemuk secara benar. Lalu seperti apakah bentuk kalimat majemuk ini? Mungkin diantara kalian sudah pernah di ajarkan di sekolah tentang materi kalimat majemuk. Bagi yang belum memahaminya atau masih bingung tentang kalimat majemuk mungkin kalian bisa belajar Kalimat Majemuk di sini.
Pengertian Kalimat Majemuk

Pembahasan tentang Kalimat Majemuk ini terdiri atas 3 bagian. Bagian pertama akan kami jelaskan tentang Pengertian tentang Kalimat Majemuk dan juga menjelasakan tentang ciri-ciri dari kalimat majemuk itu sendiri. Bagian kedua akan kami jelaskan tentang jenis-jenis kalimat majemuk, karena kalimat majemuk jenisnya ada banyak dan berbeda antara yang satu dengan yang lain. Bagian terakhir akan kami berikan contoh-contoh kalimat majemuk itu seperti apa. Berikut ini adalah penjelasan dari kalmiat majemuk selengkapnya.

Pengertian Kalimat Majemuk

Kalimat majemuk merupakan istilah yang mengacu pada jenis kalimat yang terdiri dari dua pola atau lebih. Hal tersebut mengacu pada arti kata majemuk yang artinya sebuah kalimat yang mengandung dua pola kalimat atau lebih, atau bisa dikatakan kalau kalimat yang terjadi dari beberapa klausa bebas. Asal jenis kalimat ini dari penggabungan atau perluasan kalimat tunggal, kemudian membentuk satu atau lebih pola kalimat baru di samping pola kalimat yang sebelumnya telah ada. Kalimat majemuk bisa diartikan kalimat yang terdiri dari dua  atau lebih kalimat tunggal. Tiap kalimat majemuk mempunyai kata penghubung yang tidak sama. Kalimat penghubung itulah yang dijadikan tanda untuk mengetahui jenis kalimat majemuk. Kalimat majemuk mempunyai fungsi utama yaitu sebagai kalimat pengurai, kalimat penjabar, kalimat penjelas, dan kalimat perinci.

Jenis-Jenis Kalimat Majemuk

Kalmiat majemuk jenisnya bisa dibagi menurut proses pembentukannya atau proses terjadinya. Menurut ini, kalimat majemuk dibagi menjadi 4 jenis, yaitu: kalimat majemuk setara, kalimat majemuk rapatan, kalimat majemuk bertingkat, dan kalimat majemuk campuran. Penjelasan selengkapnya adalah sebagai berikut ini:
- Pengertian Kalimat Majemuk Setara
Kalimat majemuk setara yaitu kalimat yang hubungan antara unsur-unsurnya sifatnya setara atau sederajat. Kalimat majemuk setara ini tidak mempunyai anak kalimat. Ciri-ciri kalimat majemuk setara ini yaitu terdapat kata penghubung atau, dan, lalu, namun, kemudian, sedangkan, melainkan dan tetapi.
- Pengertian Kalimat Majemuk Rapatan
Sebenarnya kalimat majemuk rapatan bermula dari kalimat majemuk setara yang dirapatkan bagian-bagiannya karena kata-kata/ frasa dalam kalimat tersebut menempati posisi yang sama. Yang dirapatkan bisa pada bagian predikat atau subjek. Perapatannya diperoleh melalui cara unsur-unsur yang sama dihilangkan.
- Pengertian Kalimat Majemuk Bertingkat
Kalimat majemuk bertingkat yaitu satu jenis kalimat majemuk yang hubungan antara  unsur-unsurnya tidak sederajat. Keudukan kalimat majemuk jenis ini klausa-klausanya bertingkat sebagai hasil perluasan terhadap salah satu, beberapa, atau seluruh unsurnya sehingga menjadi pola yang baru. Terdapat satu unsur yang posisinya sebagai induk kalimat dan ada unsur yang lain posisinya sebagai anak kalimat.
- Pengertian Kalimat Majemuk Campuran
Kalimat majemuk campuran yaitu gabungan antara kalimat majemuk rapatan atau setara dengan kalimat majemuk bertingkat. Kalimat majemuk campuran pada umumnya, ada paling sedikit 3 kalimat tunggal.

Contoh Kalimat Majemuk

Sesudah membaca dan memahami pengertian beserta jenis-jenis kalimat majemuk, di bawah ini akan kami berikan contoh-contoh kalimat majemuk:
Contoh Kalimat Majemuk Setara
Berikut ini adalah beberapa contoh kalimat majemuk setara:
- Harga Bahan Bakar Minyak naik dan sembako juga ikut naik.
- Aku ingin kuliah di bidang komputer dan ibu sangat mendukungku.
- Kakak membeli pensil dan adik juga ikut membelinya.
- Mahasiswa merencanakan berwisata, tetapi dosen tidak melarangnya.
- Kita akan ke sana atau cukup berada di sini saja?.
- Ayah menyetujui keputusanku dan ibu merestuinya.
Contoh Kalimat Majemuk Rapatan
Berikut ini adalah beberapa contoh kalimat majemuk rapatan:
Paman membawa kue
Bibi membawa kue
Paman dan bibi membawa kue (rapatan predikat)

Bu Devi, guru bahasa Inggris.
Bu Devi, teman ibuku
Bu Devi, guru Bahasa Inggris dan teman ibuku (rapatan subjek)

Contoh Kalimat Majemuk Bertingkat
Berikut ini adalah beberapa contoh kalimat majemuk bertingkat:
- Saya tidak setuju keputusan itu, maka saya protes.
- Acara tersebut dibatalkan dikarenakan hujan turun deras.
- Daripada tidak ada kerjaan, bantulah kakakmu.
- Meskipun hatinya sedih, anton tidak pernah menangis.
- Temanku tinggal di desa agar bisa menemani bapaknya.
- Asal kamu mau belajar, kamu pasti mampu mengerjakan soal yang diberikan ibu guru.
- Ketika upacara, boy pingsan.
Contoh Kalimat Majemuk Campuran
Berikut ini adalah beberapa contoh kalimat majemuk campuran:
- Kami pulang namun mereka masih sibuk kerja karena tugasnya masih menumpuk.
- Karena sudah larut malam, kami ngobrol sebentar dan langsung pamitan pulang.
- Adik bermain dan saya sedang menulis pada saat bapak datang.
- Ulangan telah selesai ketika tim pengoreksi datang dan dosen-dosen telah pulang.
- Bapak pulang ketika ibu mencuci dan adik bermain.
Demikianlah pembahasan kali ini tentang Pengertian Kalimat majemuk dan contohnya, semgoa dapat menambah pengetahuan kita.
Read more >>

Pengertian alat musik ritmis dan contohnya

Pengertian alat musik ritmis dan contohnya - Alat musik ritmis merupakan salah satu jenis alat musik yang dipakai dalam permainan musik. Apabila dilihat dari bentuk dan cara bermainnya, alat musik ritmis ini berbeda dengan alat musik lainnya. Alat musik ritmis ini diketahui dikelompokan menjadi 2 macam kelompok besar yaitu alat musik ritmis tradisional dan alat musik ritmis modern. Tentunya, tiap-tiap kelompok besar ini mempunyai jenis alat musik sendiri. Supaya bisa tercipta komposisi musik yang pas, dibutuhkan keterampilan dan teknik yang baik dalam memainkannya. Dengan begitu maka  bisa digunakan untuk membentuk irama, untuk mengiringi tarian dan lagu.
Pengertian alat musik ritmis dan contohnya

Pada pembahasan kali ini kami akan menyampaikan uraian tentang seputar alat musik ritmis. Pembahasan yang kami sampaikan ini meliputi pengertian alat musik ritmis, contoh alat musik ritmis, gambar alat musik ritmis, dan cara memainkan alt musik ritmis. Di bagian contoh nanti, teknik penyajian dilakukan dengan mengelompokan alat musik ritmis sesuai kelompoknya yaitu apakah termasuk jenis tradisional atau jenis modern. Untuk penjelasan lebih lanjut silahkan simak pembahasannya berikut ini.
Pengertian Alat Musik Ritmis
Tahukah kamu apa itu alat musik ritmis? Alat musik ritmis adalah alat musik yang tidak memiliki nada, namun untuk mengeluarkan suara irama hanya mempunyai perbedaan tinggi bunyi. Fungsi alat musik ritmis ini sebagai pembentuk irama dan pengiring sehingga karya musik yang dimainkan bisa stabil. Untuk mengenali alat musik ritmis bisa dikenali dari cara memainkannya, yaitu dengan cara dipukul, ada juga yang dikocok. Yang diutamakan dalam memainkan alat musik ritmis yaitu keteraturan ketukan atau  ketepatan irama mengikuti ritme subuah lagu. Terciptanya musik dari gabungan bunyi-bunyi alat musik ritmis bisa disebut dengan musik ritmis. Suatu benda yang bisa mengeluarkan bunyi juga bisa dipakai untuk musik ritmis.
Contoh Alat Musik Ritmis
Alat musik ritmis dikelompokan menjadi 2 jenis yaitu jenis alat musik ritmis tradisional dan jenis alat musik ritmis modern. Tiap-tiap jenis alat musik ritmis mempunyai alat musik sendiri-sendiri. Di bawah ini adalah beberapa contoh alat musik ritmis yang perlu kamu ketahui:
Contoh Alat Musik Ritmis Tradisional
Ada begitu banyak alat musik ritmis tradisional di dunia ini, baik itu yang berasal dari luar maupun dalam negeri sendiri. Di bawah ini kami akan menampilkan beberapa di antaranya:
1. Tifa
Pengertian alat musik ritmis dan contohnya

Alat musik tifa adalah alat musik ritmis tradisional yang asalnya dari daerah Papua. Bahan dasar pembuatan alat musik pukul ini berasal dari bahan dasar kayu yang isinya dikosongkan dan pada salah satu ujungnya ditutup menggunakan kulit hewan. Di bagian samping tifa dipasangi pegangan supaya dapat ditenteng. Untuk memainkan tifa caranya yitu dengan cara menentengnya sambil memukul alat musik tersebut dalam tarian.
2. Gendang
Pengertian alat musik ritmis dan contohnya

Alat musik gendang atau kendang atau kendhang adalah alat musik ritmis dalam kelompok tradisional yang asalnya dari Jawa. Kepopuleran alat musi ini yaitu sejak abad ke-9 M pada Massa berkuasanya Majapahit. Bahan dasar alt musik ini yaitu dari kulit hewan sebagai membrannya dan kayu. Dalam permainan gamelan gendang banyak digunakan. Cara memainkan gendang yaitu dengan meletakkannya di atas dudukan khusus, kemudian kedua tangan memukul secara bergantian pada membran kecil  dan besar.
3. Bongo
Pengertian alat musik ritmis dan contohnya

Alat musik Bongo merupakan alat musik ritmis tradisional yang berasal dari kuba tetapi ada juga yang menyebut kalau alat musik ini berasal dari Afrika. Alat musik ini berkembang sejak abad ke-19. Alat musik Bongo ini terdiri atas sepasang gendang (besar dan kecil) yang pada bagian bawah tidak tertutup. Cara memainkan alat musik ini yaitu dengan meletakkan di antara kaki. Gendang besar dikempit menggunakan betis, sedangkan gendang kecil disandarkan pada satu paha.
Contoh Alat Musik Ritmis Modern
Sebelum kami berikan contoh alat musik ritmis modern. Perlu kamu ketahui kenapa bisa disebut alat musik ritmis modern? Disebut demikian karena bahan dasar yang digunakan untuk membuat alat musik ritmis dan kepopulerannya datangnya belakangan yaitu di era modern. Berikut ini adalah contoh-contoh alat musik ritmis modern.
1. Drum
Pengertian alat musik ritmis dan contohnya

Salah satu alat musik ritmis modern yang merupakan pengembangan dari alat musik pukul tradisional adalah Drum. Tampilan alat musik ini modern karena bahan yang digunakan untuk membuat alat musik ini bukan kulit dan juga bukan kayu tetapi menggunakan bahan dasar plastik. Biasanya drum modern ini tampil satu set yang terdiri dari banyak drum dengan dimensi yang beragam ada yang kecil dan ada yang besar. Saat ini musik-musik modern (pop dan rock) banyak memakai alat musik yang satu ini. Untuk memainkan alat musik ritmis drum ini dengan cara memukul membran dengan menggunakan stick yang berbahan dari kayu.
2. Triangle
Pengertian alat musik ritmis dan contohnya

Alat musik Triangle adalah jenis alat musik ritmis modern yang bentuknya segitiga. Bahan untuk membuat alat musik ini adalah logam, baik dari logam baja maupun dari logam yang lainnya. Alat musik ini juga diberi gantungan dari nilon atau kawat untuk pegangan. Kinerja alat musik Triangle menghasilkan bunyi dari getaran semua badan instrumen (idiofoni). Untuk memainkan Triangle caranya yaitu dengan memukul pada bagian sisi dalam ataupun luar triangle dengan begitu maka akan bisa menghasilkan bunyi.
Itulah sedikit penjelasan yang dapat kami berikan tentang Pengertian alat musik ritmis dan contohnya, semoga bisa bermanfaat.
Read more >>

Pengertian Proyeksi Peta dan Macam macamnya

Pengertian Proyeksi Peta dan Macam macamnya - Apa sih Pengertian Proyeksi Peta itu? Dan seperti apa macam-macam proyeksi peta itu?. Dalam kesempatan yang baik inilah, akan kita bahas Pengertian Proyeksi Peta dan macam-macamnya. Sebuah peta merupakan suatu penyajian grafis yang memberikan gambaran tentang permukaan bumi, dengan bentuk lengkung (seperti permukaan bola) menjadi penyajian di bidang yang datar. Dengan adanya perubahan penyajian dari bidang lengkung ke datar tersebut memiliki konsekuensi adanya terjadi kesalahan, apalagi kalau yang dipetakan meliputi daerah yang luas, seluas permukaan bumi. Jadi yang disebut proyeksi peta yaitu Sistem transformasi dari permukaan bumi yang berbentuk bola ke permukaan bidang datar.
Pengertian Proyeksi Peta dan Macam macamnya

Pengertian Proyeksi Peta
Secara sederhana pengertian proyeksi peta bisa diartikan sebagai cara pemindahan sistem paralel dan meridian yang ditentukan pada bidang yang lengkung (spheroid/globe) ke bidang yang datar (peta). Pemindahan ini dilakukan dengan cara yang sistematis dan matematis, supaya bisa meminimalisir terjadinya kesalahan. Dalam transformasi dari bidang lengkung ke datar kesalahan pasti terjadi, apalagi jika daerah yang dipetakan luas. Kesalahan yang bisa terjadi yaitu tentang luas, bentuk, arah, dan jarak.
Seorang pengguna peta perlu mengatahui salah satu faktor penting penggunaan peta yaitu mengenai sifat dan berbagai jenis proyeksi peta, atau seorang pengguna peta perlu mengetahui untuk apa peta tersebut bisa dipakai. Contohnya, [1] Peta yang dipakai untuk tujuan navigasi, tentunya pengguna harus menggunakan peta yang mempertahankan kebenaran unsur arahnya, yaitu proyeksi Mercator (sifatnya conformal atau orthomarfik atau arah dan bentuknya benar). [2] Peta yang dipakai untuk tujuan membandingkan besar kecilnya luas suatu negara, tentunya seorang pengguna peta harus menggunakan peta yang proyeksi petanya mempertahankan kebenaran luas, yaitu proyeksi-proyeksi equvalent (equal area).
Dalam memahami proyeksi peta ada faktor yang perlu dipahami yaitu lokasi daerah atau daerah mana yang akan dipetakan. Untuk daerah kutub sangat baik memakai bidang proyeksi datar yang menyinggung salah satu kutub. Untuk daerah-daerah di ekuator akan sangat baik menggunakan proyeksi silinder tertentu.  Hal ini dikarenakan kebenaran unsur geomatris daerah ekuator bisa dipertahankan semaksimal mungkin.
Macam Macam Proyeksi Peta
Secara garis besar Macam-macam proyeksi peta bisa diklasifikasikan seperti berikut ini:
- Proyeksi Peta Azimuthal
Proyeksi azimuthal yaitu bidang proyeksi yang berupa bidang datar dan menyinggung salah satu kutub. Proyeksi ini cukup baik untuk menggambarkan daerah kutub dan sekitarnya karena bisa meminimalisir terjadinya kesalahan.
- Proyeksi Peta Silinder
Proyeksi silinder yaitu bidang proyeksi yang menyinggung ekuator. Proyeksi ini baik digunakan untuk menggambarkan daerah di ekuator dan sekitarnya karena hampir tidak dijumpai kesalahan atau sangat kecil terjadi kesalahan.
- Proyeksi Peta Kerucut
Proyeksi kerucut yaitu bidang proyeksi yang berbentuk kerucut dan menyinggung salah satu paralel pada sekitar lintang tengah. Proyeksi ini baik dipakai di daerah lintang tengah karena sangat kecil ditemukan kesalahan, sedangkan pada paralel sainggung tidak ada kesalahan.
Pengertian Proyeksi Peta dan Macam macamnya

Masing-masing proyeksi peta mempunyai sifat kebenaran yang dipertahankan, dan bisa dikelompokan sebagai berikut ini.
- Proyeksi Ekuidistant, yaitu kebenaran unsur jarak pada arah tertentu dipertahanakan.
- Proyeksi ortomorfik  atau konformal yaitu kebenaran unsur arah dan bentuk dipertahankan.
- Proyeksi equal area atau Ekuivalent yaitu kebenaran unsur luas tetap dipertahankan meskipun bentuknya sudah lagi tidak sesuai dengan yang sebenarnya.
Selain itu juga dikenal proyeksi peta dengan sebutan proyeksi peta konvensional, yaitu proyeksi yang termasuk pada proyeksi silinder, contohnya proyeksi mercator, proyeksi Universal Transverse Mercator (UTM) yang saat ini dipakai dalam pemetaan zone per zone (daerah per daerah). Di Indonesia yang menggunakan proyeksi UTP contohnya yaitu Peta Rupabumi atau Peta Topografi.
Demikianlah uraian tentang Pengertian Proyeksi Peta dan Macam macamnya, semgoa bisa menambah wawasan kita.
Read more >>

Pengertian Gaya: Apa yang dimaksud Gaya?

Pengertian Gaya: Apa yang dimaksud Gaya? - Gaya merupakan salah satu fenomena yang sering kita temui pada kehiduan kita. Tahukah kamu apa itu gaya? Inilah pertanyaan yang akan kami bahas dalam kesempatan ini. Materi tentang pengertian gaya yang kami uraikan ini sering dipelajari pada pelajaran ilmu fisika. Pada uraian ini tidak hanya membahas pengertian gaya saja, tetapi juga akan kami bahas siapa penemu gaya, alat ukur gaya, lambang dan juga satuan gaya. Berikut ini penjelasan selengkapnya tentang Apa itu Gaya.
Pengertian Gaya: Apa yang dimaksud Gaya?

Pengertian Gaya
Pengertian gaya adalah dorongan atau tarikan yang bisa mempengaruhi keadaan sebuah benda. Penentuan besar kecilnya sebuah gaya ditentukan kuat lemahnya dorongan/ tarikan. Untuk melakukan suatu gaya dibutuhkan sebuah tenaga. Semakin besar tenaga yang digunakan maka semakin besar gaya tersebut. Jadi, ada gaya yang lemah dan ada gaya yang kuat. Dalam kehidupan sehari-hari sering kita jumpai gaya. Contohnya: adik kecil yang mendorong mobil-mobilan, kuda yang menarik delman. Mendorong dan menarik itulah yang bisa disebut dengan gaya. Ada juga pengertian lain dari gaya, gaya adalah penyebab terjadinya percepatan dan perlambatan. Pertamakalinya gaya ditemukan oleh seorang yang bernama Sir Isaac Newton. Sir Isaac Newton merupakan seorang ilmuan Fisika berasal Inggris yang berjasa dalam merumuskan pengetahuan mengenai gaya yang sampai sekarang masih dipakai.
Pengertian Gaya: Apa yang dimaksud Gaya?
Sir Isaac Newton

Alat pengukur gaya adalah dinamometer atau disebut neraca pegas. Kegunaan dan bentuk dinamometer ini berbeda-beda. Dinamometer ada yang dipakai untuk mengukur kekuatan tarikan dan ada juga yang dipakai untuk mengukur kekuatan genggaman. Gaya merupakan besaran vektor hal ini dikarenakan gaya memiliki besar dan arah. Lambang gaya adalah Force (F).  Lambang yang umum dipakai gaya adalah F. Tetapi ada beberapa jenis gaya dan tidak semuanya memiliki lambang F. Satuan internasional gaya adalah Newton (N) atau kg.m/s2.
Pengertian Gaya: Apa yang dimaksud Gaya?
Neraca Pegas atau dinamometer

Demikian uraian yang dapat kami bagikan tentang Pengertian Gaya: Apa yang dimaksud Gaya?. Semoga uraian diatas bisa menambah wawasan kita.
Read more >>

Pengertian Mikroskop Cahaya: Apa itu Mikroskop Cahaya?

Tahukah kamu apa yang dimaksud Mikroskop Cahaya? Bagi yang belum tahu akan kami jelaskan dalam artikel ini. Mikroskop cahaya adalah jenis mikroskop yang sumber pembentukan bayangannya menggunakan cahaya. Yang menjadi awal dari penemuan mikroskop adalah mikroskop jenis cahaya ini. Di sekolah-sekolah biasanya mikroskop yang digunakan adalah mikroskop cahaya. Terdapat 3 macam lensa pada mikroskop cahaya yaitu lensa objektif, lensa okuler, dan lensa kondensor. Lensa okuler adalah lensa yang dekat dengan mata (tempat mengintip) sedangkan Lensa objektif adalah lensa yang dekat dengan objek. Letak lensa okuler dan objektif bisa terlihat pada kedua ujung tabung mikroskop. Fungsi lensa kondessor yaitu sebagai penerang objek dan lensa-lensa lain pada mikroskop ini. Melalui pengaturan yang tepat maka akan didapat daya pisah yang maksimal. Mikroskop cahaya ini bisa dipakai untuk mengamati objek priparat awetan atau objek segar (preparat basah).
Pengertian Mikroskop Cahaya: Apa itu Mikroskop Cahaya?

Cara Kerja Mikroskop Cahaya

Bagaimanakah cara kerja mikroskop cahaya? Cara kerja mikroskop cahaya yaitu dengan cara memusatkan berkas sinar yang kelihatan oleh mata untuk membentuk bayangan objek yang diperbesar. Sumber cahaya bisa bersumber dari cahaya matahari bisa juga dari cahaya lampu listrik. Maksimum pembesaran yang dimiliki mikroskop cahaya yaitu 1000 kali. Yang menjadi kekuatan pembesaran dalam mikroskop cahaya yaitu perkalian kekuatan lensa-lensa yang menjadi penyusunnya, yaitu lensa okuler dan lensa objektif.

Mikroskop Cahaya Monokuler dan Binokuler

Jenis Mikroskop Cahaya dibagi menjadi 2 macam yaitu mikroskop monokuler dan binokuler. Apa perbedaan dari kedua mikroskop tersebut?. Inilah perbedaan kedua mikroskop tersebut.
Mikroskop monokuler adalah mikroskop yang hanya mempunyai lensa okuler. Mikroskop monokuler ini hanya dipakai dengan satu mata sehingga bayangan yang tampak hanya mengenai lebar dan panjang benda, hanya sedikit yang memberikan gambaran tentang tingginya benda. Objek yang diamati menggunakan mikroskop monokuler umumnya harus mempunyai ukuran yang tipis dan kecil sehingga bisa tembus cahaya.
Mikroskop binokular adalah mikroskop yang mempunyai 2 lensa okuler untuk dipakai oleh mata kanan dan mata kiri secara bersama-sama.  Kelebihan dari mikroskop binokuler yaitu objek yang diamati bisa terlihat jelas karena mengamatinya bisa dengan 2 mata.
Itulah penjelasan tentang Pengertian Mikroskop Cahaya: Apa itu Mikroskop Cahaya?, semoga bisa memberikan manfaat.
Read more >>

Pengertian Dasar Negara: Apat itu Dasar Negara?


Tahukah kamu apa itu Dasar Negara? Analogi sederhanaya, sebuah dasar yang sengaja dibuat dan sering kita pahami sebagai landasan atau pondasi tempat berpijaknya “sesuatu”. Sesuatu ini bentuknya bisa berbeda-beda, sebagai contoh bangunan atau rumah.  Bangunan atau rumah yang tidak mempunyai dasar, maka tidak akan berdiri dengan kokoh dan mudah untuk roboh. Analogi sederhana ini bisa kita gunakan untuk membahas tentang Negara. Sebuah Negara bisa kita pandang sebagai “bangunan” atau “rumah”. Supaya sebuah  Negara bisa berdiri kokoh, maka harus mempunyai dasar negara. Apabila dasar negaranya semakin kuat, maka negara tersebut akan semakin kuat. Inilah yang akan kita bahas kali ini yaitu tentang Pengertian Dasar Negara, berikut ini adalah penjelasan selengkapnya.
Pengertian Dasar Negara: Apat itu Dasar Negara?

Pengertian Dasar Negara
Dasar Negara bisa diartikan sebagai dasar dalam kehidupan bernegara. Biasanya dasar dari suatu negara digali dari jiwa dan budaya bangsa itu sendiri. Karena itulah setiap negara mempunyai dasar negara yang tidak sama. Dalam melaksanakan kehidupan bernegaranya, suatu negara wajib mempunyai dasar negara. Bagi setiap negara, dasar negara adalah sebuah landasan untuk menata penyelenggaraan Negara. Selain itu dasar negara juga dijadikan sebagai falsafah hidup negara yang kedudukannya sebagai sumber tata tertib hukum, bisa dikatakan juga sumber dari segala sumber hukum pada sebuah negara. Maksudnya, sebuah Negara pada saat membuat peraturan atau hukum yang akan diberlakukan di negaranya, maka harus sejalan dengan negara tersebut dan tidak diperbolehkan bertentangan dengan negara tersebut.
Dasar suatu negara yaitu weltschauung atau philosophische grondslag di mana didirikan Negaara diatasnya. Untuk terbentuknya suatu Negara, dasar negara memberikan landasan yang kuat. Jika suatu negara tidak mempunyai dasar itu artinya negara tersebut tidak memiliki pedoman dalam penyelenggaraan kehidupan bernegaranya. Hal itu bisa mengakibatkan Negara tersebut tidak memiliki arah tujuan yang jelas, dengan begitu maka akan mudah terjadi kekacauan. Karena itulah, bentuk dasar negara sebagai pedoman hidup bernegara disebut juga dengan norma bernegara, tujuan dan juga cita-cita negara. Sebagai contoh di Indonesia, dasar negaranya yaitu Pancasila sebagai dasar Negara. Pancasila dijadikan sebagai petunjuk dan pedoman di dalam menyelenggarakan kehidupan bernegara oleh pemerintah dan semua rakyat indonesia.
Demikian penjelasan singkat mengenai Pengertian Dasar Negara, semoga memberikan manfaat.
Read more >>