Pengertian Metode Simulasi

Advertisement
Pengertian metode simulasi – Karyawan baru dalam sebuah perusahaan biasanya terlebih dahulu dilakukan training. Training sendiri terdapat berbagai metode yang digunakan yaitu metode on the job training, metode vestibule, metode demonstrasi, metode simulasi, metode appreticeship, dan metode ruang kelas. Untuk metode on the job training, vestibule, dan demonstrasi telah kami bahas dalam artikel sebelumnya. Untuk kali ini kami akan membahas tentang apa itu metode simulasi. Sedangkan metode yang lainnya akan kami bahas dalam artikel selanjutnya. Nah seperti apa yang dimaksud dengan metode simulasi? Bisakah kamu menjelaskan arti metode simulasi? Jika kamu belum tahu sperti apa yang dimaksud metode simulasi bisa menyimak apa yang akan kami sampaikan ini agar kamu tahu definisi metode simulasi.
Pengertian Metode Simulasi

Pengertian Metode Simulasi

Metode Simulasi adalah metode pelatihan pegawai/ training yang merupakan suatu situasi atau peristiwa menciptakan bentuk realitas atau imitasi dari realitas. Atau Metode simulasi yaitu sebuah metode pelatihan dimana di dalamnya akan dibuat sebuah peristiwa atau situasi yang menyerupai dengan keadaan yang sebenarnya. Dengan menggunakan metode simulasi, pegawai akan diajak untuk merasakan bagaimana situasi ketika mereka bekerja secara nyata, sehingga pada saat mereka bekerja dalam pekerjaan yang sebenarnya mereka akan lebih bisa memahami tentang kondisi atau keadaan yang mereka hadapi. Metode simulasi ini merupakan pelengkap teknik duplikat yang mendekati kondisi riil pada sebuah pekerjaan. Metode simulasi yang popular adalah permainan bisnis (bussiness games). Metode ini merupakan metode pelatihan yang sangat mahal, tetapi sangat bermanfaat dan diperlukan dalam pelatihan.

Macam macam Metode Simulasi

Berikut ini adalah beberapa macam-mmacam metode simulasi yang paling umum digunakan.
  • Permainan Bisnis (Bussiness management game) = merupakan sebuah simulasi pengambilan keputusan skala kecil yang dibuat sesuai dengan kehidupan bisnis nyatanya. Biasanya permainan bisnis yang kompleks dilakukan dengan adanya bantuan komputer untuk mengerjakan perhitungan-perhitungan yang dibutuhkan. Tentunya permainan dalam sistem dengan aturan-aturan yang didapat dari teori ekonomi, dari industri secara terperinci dan dari studi operasi-operasi bisnis. Para peserta memainkan “permainan” dengan cara memutuskan harga produk yang akan dipasarkan, berapa besar anggaran penjualannya, siapa yang akan ditarik dan lain sebagainya. Tujuan dari teknik ini yaitu untuk melatih para karyawan dalam mengambil keputusan dan melatih bagaimana mengelola operasi-operasi perusahaan.
  • Permainan Rotasi Jabatan = Teknik simulasi rotasi jabatan merupakan sebuah peralatan yang dapat memungkinkan para peserta latihan (karyawan) untuk memainkan berbagai macam peranan yang berbeda. Peserta pelatihan ditugaskan untuk individu tertentu yang digambarkan pada suatu periode dan dimintai untuk menanggapi para peserta yang lain yang peranannya berbeda. Pada hal ini tidak ada masalah yang mengatur perilaku dan pembicaraaan. Mengenai efektifitas teknik ini tergantung dari kemampuan peserta untuk memainkan peranan (sebisa mungkin sesuai dengan realistis) yang ditugaskan kepada dirinya. Teknik ini bisa merubah sikap peserta misalnya, menjadi lebih toleransi terhadap perbedaan setiap individu, serta dapat mengembangkan keterampilan, keterampilanantar pribadi atau interpersonal skill.
  • Studi Kasus = Deskripsi tertulis suatu situasi pengambilan keputusan nyata yang telah disediapkan. Aspek perusahaan terpilih diuraikan pada lembar kasus. Karyawan yang terlibat dalam teknik latihan simulasi ini dimintai untuk mengidentifikasi masalah-masalah yang ada, menganalisa situasi serta merumuskan alternatif penyelesaian yang dapat digunakan. Dengan adanya metode kasus, karyawan bisa mengembangkan keterampilan dalam pengambilan keputusan.
  • Latihan Laboratorium = merupakan sebuah bentuk latihan simulasi kelompok yang digunakan dalam mengembangkan keterampilan-keterampilan antar pribadi. Bentuk latihan laboratorium yang terkenal salah satunya yaitu latihan sensitivitas dimana peserta belajar menjadi lebih peka atau sensitif terhadap perasaan orang lain maupun lingkungan. Latihan ini bermanfaat untuk mengembangkan berbagai perilaku bagi tanggung jawab pekerjaan di waktu mendatang.
  • Program-program pengembangan eksekutif = program simulasi ini biasanya diselenggarakan di lembaga-lembaga pendidikan seperti universitas atau yang lainnya. Perusahaan bisa mengirimkan para karyawannya untuk mengikuti paket-paket khusus yang ditawarkan, atau bekerja sama dengan sebuah lembaga pendidikan untuk menyelenggarakan bentuk penataran, latihan atau pendidikan secara khusus, sesuai dengan kebutuhan perusahaan.
  • Ruang Pelatihan = supaya program latihan simulasi yang tidak mengganggu operasi-operasi normal, perusahaan menggunakan vestibule training. Bentuk dari pelatihan ini bukanlah dilaksanakan para atasan atau penyedia, namun dilaksanakan oleh pelatih-pelatih khusus. Area-area yang terpisah dibangun dengan berbagai macam peralatan yang sama seperti yang digunakan dalam pekerjaan yang sebenarnya.


Itulah penjelasan yang dapat kami berikan tentang Pengertian Metode Simulasi. Semoga apa yang kami tuliskan dalam blog temukan pengertian ini dapat membantu kepada anda.
Advertisement
Artikel Terkait

Berlangganan Artikel Melalui Email!

Suka dengan artikel kami? Daftarkan email anda di sini untuk mendapatkan artikel terbaru