Skip to main content

Pengertian Akuisisi, Proses, Contoh, Tujuan, Jenis, & Manfaat

Pengertian akuisisi - Istilah akuisisi, konsolidasi dan merger merupakan istilah yang paling umum kita jumpai ketika kita berbicara tentang penggabungan perusahaan. Dilakukannya penggabungan perusahaan itu dalam rangka mempertahankan kelangsungan hidup sebuah perusahaan.

Misalnya dalam dunia usaha perbankan yang mengelola bisnis kepercayaan, dimana kelangsungan hidup sebuah bank bergantung pada pelayanan yang diberikan kepada masyarakat. Itu artinya apabila masyarakat sudah tidak percaya lagi kepada bank tersebut, maka akan berdampak pada berakhirnya riwayat bank tersebut apabila tidak mau mengubah pelayanan yang diberikan. Karena kegiatan dalam perbankan menyangkut kepercayaan yang diberikan dan uang dari masyarakat, maka suatu periode diadakan suatu penilaian tentang kesehatan sebuah bank dan ternyata bank tersebut dinyatakan tidak sehat dalam beberapa periode, maka bank tersebut disarankan melakukan penggabungan dengan bank lain yang dinilai lebih sehat.

Dalam dunia perbankan penggabungan tidak hanya ditujukan bagi bank yang dinilai tidak sehat saja. Namun bank yang sehat pun bisa menggabungkan diri dengan bank yang lainnya sesuai apa yang menjadi tujuan dari bank tersebut. Misalnya bank tersebut bergabung dengan tujuan untuk menguasai pasar. Tetapi penggabungan antarbank yang tidak sehat biasanya lebih diprioritaskan.

Pihak perbankan sebelum melakukan penggabungan bisa memilih beberapa bentuk penggabungan bank. Masing-masing dari bentuk penggabungan usaha bank tersebut mempunyai kelebihan dan kekurangan tersendiri dan tentunya bentuk penggabungan yang dipilih itu tergantung dari apa tujuan yang ingin dicapai perbankan tersebut. Adapun bentuk dari penggabungan usaha bank yang dapat dipilih yaitu akuisisi, konsolidasi dan merger. Nah pada kesempatan kali ini yang akan kami bahas ialah pengertian akuisisi? Untuk pengertian merger dan konsolidasi silahan baca artikel yang berjudul pengertian merger dan pengertian konsolidasi. Apa yang dimaksud akuisisi? Mungkin diantara kamu ada yang belum tahu. Bagi yang belum tahu inilah pembahasan dari apa itu akuisisi.

Pengertian Akuisisi

Pengertian Akuisisi

Akuisisi yaitu pengambilalihan atau takeover sebuah perusahaan dengan membeli aset atau saham perusahaan tersebut, namun perusahaan yang dibelinya masih tetap ada.

Atau dengan kata lain definisi akuisisi yaitu pengambilalihan kepemilikan suatu perusahaan yang mengakibatkan beralihnya pengendalian terhadap suatu perusahaan. Biasanya dalam bentuk penggabungan akuisisi nama perusahaan yang diakuisisi tidak berubah yang berubah hanya status kepemilikannya.

Kembali ke Menu Pembahasan ↑

Pengertian Akuisisi menurut Para Ahli

Terdapat beberapa definisi akuisisi menurut para ahli, diantaranya yaitu sebagai berikut ini:

1. Pengertian Akuisisi Menurut P.S Sudarsanan

Akuisisi adalah perjanjian sebuah perusahaan dalam membeli saham atau aset perusahaan lain dan para pemegang dari perusahaan lain yang menjadi sasaran akuisisi berhenti menjadi pemilik perusahaan.

Kembali ke Menu Pembahasan ↑

2. Pengertian Akuisisi Menurut Micchael A. Hitt

Akuisisi adalah sebuah proses untuk membeli atau memperoleh perusahaan lain dengan cara membeli sebagian besar saham dari perusahaan yang menjadi sasaran.

Kembali ke Menu Pembahasan ↑

3. Pengertian Akuisisi Menurut Marcell Go

Akuisisi atau diseebut dengan investasi peranan modal adalah penguasaan sebagian saham dari perusahaan subsidiary, dengan cara pembelian saham hak suara perusahaan subsidiary, dalam jumlah material (lebih dari 50 %).

Kembali ke Menu Pembahasan ↑

4. Pengertian Akuisisi Menurut Abdul Moin

Akuisisi adalah pengendalian atau pengambilan kepemilikan atas sebuah aset atau saham perusahaan oleh perusahaan yang lain, namun kedua perusahaan tersebut tetap menjalankan perusahaan sebagai badan hukum yang terpisah.

Kembali ke Menu Pembahasan ↑

Proses Akuisisi Perusahaan

Skema proses akuisisi perusahaan dapat digambarkan sebagai berikut ini:

(Perusahaan X + Perusahaan Y = Perusahaan (X + Y))

Kembali ke Menu Pembahasan ↑

Contoh Akuisisi

Contoh akuisisi perusahaan yaitu PT Bank Agroniaga Tbk diakuisisi oleh PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BRI), Pizza Hut diakuisisi oleh Coca-Cola, Aqua di akuisisi oleh Danone dan lain-lain.

Kembali ke Menu Pembahasan ↑

Tujuan akuisisi

Tujuan akuisisi perusahaan diantaranya yaitu sebagai berikut:

  • Untuk memperkuat bisnis inti.
  • Untuk mengakuisisi produk.
  • Untuk menambah sinergi dari perusahaan yang kepemilikannya bergabung akibat akuisisi.
  • Untuk melindungi pasar.
  • Untuk memperluas pangsa pasar bagi produk.
  • Untuk mengembangkan perusahaan ke luar negeri.
Kembali ke Menu Pembahasan ↑

Jenis-Jenis Akuisisi

Terdapat beberapa macam jenis jenis akuisisi diantranya yaitu jenis akuisisi berdasaarkan lokalisasi, berdasarkan jenis usaha, berdasarkan transaksi dan berdasarkan motivasi. Penjelasannya adalah sebagai berikut ini.

Jenis Akuisisi Berdasarkan Lokalisasi

Berikut ini adalah jenis akuisisi jika dilihat berdasarkan lokalisasi:

1. Akuisisi Eksternal

Pengertian akuisisi eksternal yaitu transaksi akuisisi antar perusahaan yang berada pada grup perusahaan yang tidak sama.

2. Akuisisi Internal

Pengertian akuisisi internal yaitu transaksi akuisisi antar perusahaan yang berada dalam satu grup perusahaan ang sama.

Kembali ke Menu Pembahasan ↑

Jenis Akuisisi Berdasarkan Jenis Usaha

Berdasarkan jenis usaha, akuisisi dibedakan menjadi beberapa jenis sebagai berikut ini:

1. Akuisisi Horizontal

Akuisisi horizontal yaitu sebuah akuisisi yang dilakukan oleh suatu perusahaan atas perusahaan target yang mempunyai bidang usaha yang serupa. Di sini maksudnya target pada perusahaan yang merupakan pesaing usaha, baik itu dalam hal produksi maupun dalam hal daerah pemasaran. Tujuan Akuisisi horizontal yaitu untuk memperluas pangsa pasar dan mengurangi pesaing usaha.

2. Akuisisi Vertikal

Pengertian akuisisi vertikal yaitu akuisisi yang dilakukan atas dasar perusahaan yang ditarget itu berada dalam satu mata rantai produksi, yakni arus pergerakan produksi dari hulu menuju hilir yang tujuannya memperoleh adanya kepastian pasokan dan penjualan barang.

3. Akuisisi Pemusatan/ Concentric Acqusistion

Pengertian akuisisi pemusatan yaitu akuisisi yang melibatkan perusahaan terkait dalam bidang usaha baik itu secara horizontal ataupun vertikal. Akibat dari akuisisi ini, perusahaan yang diakuisisi kepercayaan dari perusahaan yang mengakuisisi.

4. Akuisisi Konglomerat/ Conglomerate Acquisition

Pengertian akuisisi konglomerat yaitu sebuah akuisisi yang melibatkan akuisisi secara horizontal dan vertikal, tetapi kegiatan perusahaan yang mengakuisisi secara menyeluruh dan memantapkan kondisi pertopel grup perusahan.

Kembali ke Menu Pembahasan ↑

Jenis Akuisisi Berdasarkan Transaksi

Berikut ini adalah Jenis-jenis akuisisi berdasarkan transaksi:

1. Akuisisi Saham

Pengertian akuisisi saham adalah pengambilalihan saham perusahaan yang menjadi target oleh perusahaan yang mengakuisisi. Akuisisi saham ini akan mengakibatkan penguasaan mayoritas atas perusahaan targetoleh perusahaan yang mengakuisisi serta bisa membawa ke arah penguasaan manajemen dan jalannya perseroan.

2. Akuisisi Aset

Pengertian akuisisi aset adalah pengambilalihan sebagian besar atau seluruh dari aktiva dan pasiva perusahaan yang menjadi target oleh perusahaan yang melakukan akuisisi dengan maupun tanpa mengambil alih semua kewajiban perusahaan yang menjadi target terhadap pihak ketiga.

3. Akuisisi Kombinasi

Pengertian akuisisi kombinasi yaitu perpaduan atara akuisisi saham dengan akuisisi aset.

4. Akuisisi Kegiatan Usaha

Pengertian akuisisi kegiatan usaha yaitu pengambilan alih kegiatan usaha tertentu dari perusahaan yang menjadi target misalnya hak milik intelektual, alat produksi, dan jaringan bisnis oleh perusahaan yang melakukan akuisisi.

Kembali ke Menu Pembahasan ↑

Jenis Akuisisi Berdasarkan Motivasi Akuisisi

Adapun Jenis-jenis akuisisi berdasarkan motivasi akuisisi dibedakan sebagai berikut ini:

1. Akuisisi Finansial

Pengertian akuisisi finansial yaitu akuisisi yang tujuannya untuk memperoleh keuntungan secara finansial dalam jangka waktu yang sesingkat-singkatnya.

2. Akuisisi Strategis

Pengertian akuisisi strategis yaitu akuisisi yang tujuannya untuk peningkatan produktivitas perusahaan, peningkatan sinergi sauhan, meningkatkan efisiensi, memperluas pangsa pasar dan memperkecil resiko.

Kembali ke Menu Pembahasan ↑

Manfaat Akuisisi

Manfaat akuisisi bagi perusahaan diantaranya adalah sebagai berikut ini:

  • Untuk memperbesar perusahaan.
  • Untuk Menguasai pasokan bahan dan bahan penolong.
  • Untuk memperoleh infrastruktur dalam mencapai pertumbuhan yang lebih cepat.
  • Untuk menghemat waktu dalam memasuki bisnis baru.
  • Untuk memperoleh kendali atas perusahaan lain.
  • Untuk meminimalisir risiko kegagalan dalam usaha atau berbisnis.
  • Untuk memperoleh sistem operasional serta administratif yang tetap.
  • Untuk memperoleh pelanggan tetap perlu merintis dari awal.
  • Untuk memperoleh karyawan yang sudah berpengalaman.
  • Untuk mendapatkan cashflow dengan cepat.
  • Untuk mendapatkan kemudahan dana dan pembiayaan.
Kembali ke Menu Pembahasan ↑

Kelebihan Dan Kekurangan Akuisisi

Berikut ini adalah beberapa kelebihan dan kekurangan akuisisi perusahaan.

1. Kelebihan Akuisisi

Kelebihan akuisisi saham dan aset adalah sebagai berikut ini:

  • Akuisisi tidak memerlukan rapat dan suara dari pemegang saha sehingga pemegang saham tidak menyukai tawaran firm, mereka bisa menahan dan tidak menjual sahamnya kepada pihak bidding firm.
  • Dalam akuisisi saham, perusahaan yang membeli tidak perlu persetujuan manajemen perusahaan karena dapat berurusan secara langsung dengan pemegang saham perusahaan yang dibeli dengan melakukan tender offer.
  • Akuisisi saham dapat digunakan untuk pengambilalihan perusahaan yang tidak bersahabat, hal itu karena tidak memerlukan persetujuan manajemen dan komisaris perusahaan.
  • Akuisisi aset memerlukan suara pemegang saham tetapi tidak memerlukan mayoritas suara pemegang saham.
Kembali ke Menu Pembahasan ↑

2. Kekurangan Akuisisi

Berikut ini adalah kekurangan akuisisi diantaranya yaitu:

  • Apabila pemegang saham cukup banyak minoritas yang tidak menyetujui pengambilan alih tersebut maka akuisisi batal. Anggaran dasar perusahaan pada umumnya menentukan paling sedikit dua per tiga suara persetujuan pada akuisisi supaya akuisisi bisa terjadi.
  • Apabila perusahaan mengambil alih semua saham yang telah dibeli, maka dapat terjadi merger. Pada dasarnya dalam akuisisi aset pembelian setiap aset harus secara hukum dibalik nama sehingga dapat mengakibatkan biaya legal yang cukup tinggi.
Kembali ke Menu Pembahasan ↑

Itulah penjelasan dari kami tentang Pengertian Akuisisi. Semoga apa yang kami jelaskan dalam blog temukan pengertian ini dapat memberikan manfaat untuk anda.

Comment Policy: Silahkan tuliskan komentar Anda yang sesuai dengan topik postingan halaman ini. Komentar yang berisi tautan tidak akan ditampilkan sebelum disetujui.

Tambahkan aplikasi Temukan Pengertian di smartphone tanpa install, buka Temukan Pengertian dengan browser Chrome di smartphone kemudian klik ikon 3 titikdi browser lalu pilih "Tambahkan ke layar utama". Selanjutnya buka aplikasi Temukan Pengertian dari layar utama smartphone Anda.
Buka Komentar
Tutup Komentar