--> Skip to main content

Pengertian Asuransi Kesehatan Jenis dan Cara Kerjanya

Pada dasarnya untuk mencapai kondisi keuangan yang baik kita perlu memiliki dana darurat. Untuk memiliki dana darurat kita perlu tahu cara menghitung dana darurat dengan tepat. Selain dana darurat, kita juga perlu memiliki asuransi untuk membentengi diri dari guncangan pengeluaran secara finansial yang lebih besar. Sebagai contoh ketika mendadak sakit, tentu akan memerlukan biaya perawatan yang jumlahnya cukup besar, dimana dalam hal ini dana darurat belum tentu bisa menutupi pengeluaran yang mendadak tersebut. Maka, dalam hal ini asuransi yang akan menutup pengeluaran biaya perawatan yang besarnya tidak terprediksi tersebut. Maka dari itulah, sangat penting untuk memiliki asuransi kesehatan. Lalu apa itu asuransi kesehatan? Simak penjelasan tentang pengertian asuransi kesehatan berikut ini.

Pengertian Asuransi Kesehatan

Pengertian Asuransi Kesehatan

Asuransi kesehatan adalah jenis perlindungan diri yang dapat dimanfaatkan untuk menanggung biaya medis, seperti obat-obatan, bedah dan sejenisnya untuk tertanggung atau seorang pemegang polis. Jadi, asuransi kesehatan bisa mengganti pengeluaran medis akibat sakit atau terluka dan membayar biaya untuk perawatan medis secara langsung.

Sebagai contoh ketika tubuh sakit demam dan memeriksakannya ke rumah sakit. Setelah dokter melakukan pemeriksaan, ternyata perlu untuk melakukan cek laboratorium dan membeli beberapa obat-obatan untuk proses pengobatan. Nah, biaya yang dikeluarkan selama menjalani proses pengobatan tersebut bisa diganti sebagian atau sepenuhnya apabila mempunyai asuransi kesehatan.

Meskipun begitu, layanan yang diberikan dan besarnya biaya yang ditanggung oleh asuransi kesehatan akan berbeda-beda tergantung dari manfaat yang tercantum dalam polis asuransi. Jadi, sebelum memutuskan untuk membeli asuransi, pastikan telah membaca polis asuransi secara teliti

Jenis-Jenis Asuransi Kesehatan di Indonesia

Terdapat beberapa jenis asuransi kesehatan yang bisa dipilih. Secara umum, jenis asuransi terbagi menjadi 3 kategori, berikut ini adalah penjelasannya.

1. Jenis Asuransi Kesehatan Berdasarkan Perawatannya

  • Rawat inap
  • Asuransi kesehatan ini dapat menanggung biaya medis saat harus menjalani rawat inap di rumah sakit.

  • Rawat jalan
  • Asuransi kesehatan ini dapat menanggung biaya perawatan medis tanpa harus menjalani rawat inap, sebagai contoh cek laboratorium, diagnosis dokter, dan pembelian obat-obatan.

2. Jenis Asuransi Kesehatan Berdasarkan Badan Penyelenggara

  • Pemerintah
  • Asuransi kesehatan yang dikelola atau dikeluarkan oleh pemerintah, sebagai contoh BPJS Kesehatan.

  • Swasta
  • Asuransi kesehatan yang dikeluarkan dan dikelola oleh pihak swasta.

3. Jenis Asuransi Kesehatan Berdasarkan Pihak Tertanggung

  • Personal
  • Asuransi kesehatan yang hanya dapat memberikan manfaat untuk satu individu saja.

  • Kolektif atau kelompok
  • Asuransi kesehatan yang dapat memberikan manfaat kepada sekelompok individu, sebagai contoh asuransi kesehatan keluarga atau asuransi kesehatan perusahaan.

Cara Kerja Asuransi Kesehatan

Asuransi kesehatan bekerja untuk melindungi keuangan pemegang polis dari risiko kesehatan yang mungkin saja terjadi selama masa berlakunya polis. Dapat dikatakan jika seorang pemegang polis sakit, maka bisa mengalihkan risiko keuangannya kepada pihak asuransi untuk membayar biaya pengobatan.

Secara sederhananya, cara kerjanya adalah sebagai berikut:

Seseorang membeli produk asuransi kesehatan dengan membayar premi setiap bulannya sebesar Rp. 100.000. Maka, pada saat seseorang tersebut sakit dan harus mengeluarkan sejumlah uang untuk biaya pengobatan, asuransi kesehatan akan mengganti biaya pengobatan tersebut. Cara penggantiannya bisa dilakukan secara langsung (cashless) atau bisa juga dengan sistem reimburse. Adapun besarnya biaya yang diganti tergantung dari kesepakatan dalam polis yang telah dipilih.

Demikianlah penjelasan tentang pengertian asuransi kesehatan, dimana asuransi kesehatan ini sifatnya penting untuk dimiliki, selain kamu juga perlu memiliki dana darurat ideal. Semoga penjelasan yang telah kami tulis dalam artikel ini dapat bermanfaat bagi kamu.

Buka Komentar
Tutup Komentar