--> Skip to main content
Menu

Mengenal Apa itu Heatwave, Penyebab dan Dampaknya

Heatwave asia merupakan fenomena yang beberapa waktu terakhir ini telah terjadi dan ramai diberitakan. Terjadinya fenomena tersebut telah menimbulkan berbagai hal buruk hingga banyak korban jiwa di Negara India dan Myanmar. Hampir setiap harinya suhu di beberapa Negara Asia telah mengalami peningkatan secara ekstrim hingga lebih dari 40 derajat celcius. Lalu, apa itu heatwave, apa penyebabnya dan apa dampaknya? Berikut penjelasan selengkapnya.

Mengenal Apa itu Heatwave, Penyebab dan Dampaknya

Apa itu Heatwave

Heatwave atau gelombang panas merupakan serangan cuaca panas ekstrem berkepanjangan yang ditandai dengan adanya peningkatan suhu udara melebihi rata-rata, yang terjadi selama 5 hari atau lebih secara berturut-turut tanpa ada jeda. Fenomena seperti ini bisa terjadi didarat maupun di lautan. Apabila heatwave terjadi, maka hal ini juga dapat mempengaruhi terjadinya peningkatan kelembaban udara yang secara signifikan dalam kurun waktu yang cukup panjang.

Umumnya heatwave terjadi di suatu wilayah yang terletak di lintang menengah hingga lintang tinggi dan dapat terjadi di suatu Negara yang letaknya berada di bagian selatan dan bagian utara bumi. Suatu Negara bisa dikatakan terjadi fenomena heatwave jika suhu maksimum di Negara tersebut telah mencapai suhu maksimum harian yang melampaui batas statistik dan rata-rata klimatologis.

Penyebab Heatwave

Heatwave dapat terjadi saat suhu udara di suatu wilayah mengalami kenaikan secara signifikan melebihi rata-rata suhu normal dalam waktu yang cukup lama. Ada beberapa faktor yang bisa menjadi penyebab fenomena heatwave, diantaranya yaitu:

1. Cuaca dan iklim

Iklim merupakan aspek yang penting atas segala fenomena alam yang terjadi termasuk heatwave. Suatu wilayah yang cenderung mempunyai iklim kering dan panas, seperti wilayah gurun dan wilayah tropis, akan lebih berpotensi mengalami heatwave. Akan tetapi, cuaca yang tidak biasa seperti terjadinya pola angin atau tekanan atmosfer yang ekstrim juga bisa menjadi penyebab terjadinya heatwave di suatu wilayah yang sebelumnya tidak pernah mengalaminya. Tidak hanya itu saja, kombinasi antara panas dengan kelembaban yang ekstrim juga dapat mempengaruhi terjadinya fenomena heatwave.

2. Efek rumah kaca

Efek rumah kaca merupakan suatu kejadian ketika panas di bumi yang terperangkap dikarenakan terhalangi gas emisi seperti karbon dioksida di atmosfer. Sebagian besar gas emisi tersebut itu berasal dari asap kendaraan, pabrik, pembakaran bahan bakar fosil, kebakaran hutan, hingga limbah industri. Efek rumah kaca ini dapat membuat suhu udara menjadi meningkat. Ketika di seluruh dunia suhu udaranya meningkat, maka kemungkinan terjadinya heatwave juga akan lebih meningkat.

3. Radiasi

Faktor lainnya seperti pemanasan dari matahari juga bisa menjadi penyebab heatwave. Dalam hal ini sinar matahari yang masuk ke bumi akan diserap oleh tanah dan air yang akhirnya bisa menyebabkan suhu menjadi meningkat. Pada saat sinar matahari dipantulkan ke atmosfer kembali, tentu akan membuat suhu udara menjadi semakin meningkat.

Dampak Heatwave Bagi Kehidupan

Bagi kehidupan manusia dan lingkungan sekitar, heatwave dapat memicu berbagai bencana seperti munculnya kekeringan, badai, peningkatan air laut dan lain-lain. Selain itu, heatwave juga dapat mempengaruhi kesehatan manusia. Beberapa gangguan kesehatan yang bisa terjadi diantaranya yaitu dehidrasi, ISPA (infeksi saluran pernapasan), masalah kulit, heatstroke, hingga gangguan mental.

Hal yang mungkin saja tidak terpikirkan juga dapat bisa terdampak, misalnya produktivitas manusia yang terganggu. Suhu yang tinggi melebihi batas kewajaran tentu dapat mempengaruhi aktivitas manusia sehari-hari, dan ini akan mempengaruhi segala aspek kehidupan manusia yang sebelumnya dapat dilakukan secara normal.

Berbagai sektor dan ekosistem akan ikut terkena dampak heatwave. Misalnya di sektor pangan akan mengalami penurunan karena gagal dalam produksi bahan pokok, sumber pengairan menjadi kering dan kelangkaan air bersih. Selain itu, eksosistem darat dan laut juga bisa terjadi kerusakan yang besar, mudah terjadi kebakaran hutan, bahkan rantai makanan pun juga dapat terdampak heatwave.

Seperti yang terjadi belakangan ini, fenomena heatwave berdampak buruk bagi kehidupan di beberapa Negara di wilayah asia, seperti di Myanmar, Thailand, India dan lain-lain. Lalu bagaimana dengan Indonesia? Berdasakran penjelasan situ BERANDA.CO.ID belakangan ini BMKG telah menyatakan bahwa Indonesia saat ini tidak mengalami heatwave seperti yang melanda di beberapa negara Asia, seperti Myanmar, Thailand, India dan lainnya. Hal tersebut karena posisi negara Indonesia adalah kepulauan yang berada di area ekuator dengan dikelilingi perairan yang luas.

Untuk info lebih lanjut bisa baca berita di situs BERANDA.CO.ID yang merupakan portal berita online yang menyajikan berita terkini. BERANDA.CO.ID menyajikan informasi yang akurat, terpercaya, dan terbaru untuk Anda semua. Selain itu, juga berusaha menjadi sumber informasi yang bermanfaat dan berguna bagi para pembacanya, khususnya bagi para Milenial dan Gen Z yang ingin terus berusaha dalam mengembangkan diri dan meraih kesuksesannya.

Demikian penjelasan yang dapat kami tulis untuk mengenal apa itu heatwave, penyebab dan dampaknya. Semoga penjelasan di atas dapat bermanfaat.