--> Skip to main content

Pengertian Pengenalan Pola dan Contohnya serta Tahapannya

Dalam ilmu komputer terdapat bidang studi yang berhubungan dengan citra, diantaranya yaitu grafika komputer, pengolahan citra dan pengenalan pola. Jika sebelumnya kami telah membahas pengertian grafika komputer dan pengolahan citra, maka pada pembahasan ini akan kami bahas tentang pengertian pengenalan pola. Nah, apa itu pengenalan pola / pattern recognition? Seperti apa yang dimaksud pengenalan pola? Bagi kamu yang masih awam akan hal itu tentunya belum tahu apa yang dimaksud dengan pengenalan pola. Untuk itu di sini akan kami bahas mulai dari definisi pengenalan pola, contoh pengenalan pola dan apa saja tahapan dalam pengenalan pola.

pengertian pengenalan pola dan contohnya

Pengertian Pengenalan Pola

Pengenalan Pola adalah mengelompokkan suatu data numerik dan simbolik (termasuk citra) oleh mesin (komputer) secara otomatis. Tujuan dari pengelompokkan adalah untuk mengenali suatu objek di dalam citra.

Gambaran pengenalan pola adalah sebagai berikut ini:

  • Manusia dapat mengenali objek yang dilihatnya karena otak manusia telah belajar mengklasifikasi objek-objek di alam sehingga mempunyai kemampuan untuk membedakan suatu objek dengan objek yang lain. Kemampuan sistem visual manusia tersebut yang dicoba ditiru oleh sebuah mesin.
  • Komputer menerima masukan yaitu berupa citra objek yang akan diidentifikasi, kemudian memproses citra tersebut dan memberikan output berupa informasi atau deskripsi objek di dalam citra.

Jadi, pengertian pengenalan pola yaitu penggunaan komputer untuk menemukan keteraturan-keteraturan dalam suatu data untuk mendapatkan pemahaman atau informasi yang penting dari keteraturan yang sudah ditemukan. Tujuan dari pengenalan pola yaitu untuk memberikan kamampuan kepada komputer dalam mendeteksi keberadaan suatu objek atau peristiwa pada suatu lingkungan dan menentukan nama atau jenis dari objek atau peristiwa tersebut.

Kembali ke Menu Pembahasan ↑

Contoh Pengenalan Pola

Pengenalan pola dalam kehidupan sehari-hari bisa kita lihat pada komputer yang dapat mengenali wajah maupun suara manusia, mampu melakukan transkripsi misalnya mengubah ujaran menjadi sebuah teks, mampu memprediksi cuaca, mampu menentukan atau membaca makna rambu-rambu atau tulisan yang ada di jalan raya, mampu memprediksi harga komoditas dan lain-lain.

Kembali ke Menu Pembahasan ↑

Tahapan Pengenalan Pola

Komputer dapat melakukan pengenalan pola dengan melakukan beberapa tahapan diantaranya yaitu: Sensing (penginderaan), segmentasi, ekstraksi cirri, inferensi (klasifikasi).

1. Penginderaan

Penginderaan adalah tahap dimana komputer menggunakan berbagai jenis sensor untuk merekam data yang ada di lingkungan sekitar. Contoh umum sensor yang digunakan oleh komputer untuk keperluan ini yaitu sensor citra dan video (kamera), sensor suara (mikrofon), sensor gerakan atau getaran dan sensor arus atau tegangan listrik.

2. Segmentasi

Segmentasi merupakan tahap untuk menentukan keberadaan dari target tertentu yang akan menjadi objek dari pengenalan dalam rekaman data. Sebagai contoh, hasil tangkapan kamera bisa diolah pada tahap segmentasi untuk mementukan lokasi atau keberadaan wajah manusia. Hal tersebut serupa dengan rekaman suara menggunakan mikropon yang bisa disegmentasi untuk menemukan keberaaaan maupun waktu munculnya ujaran di dalamnya. Segmentasi bisa menjadi pekerjaan yang cukup rumit dengan berbagai persoalan yang sulit untuk ditangani apabila pengenalan pola dilakukan di lingkungan yang tak terkontrol.

3. Ekstraksi ciri

Ekstrasi ciri adalah tahap pengenalan pola, dimana komputer akan mengambil atribut-atribut (deskriptor) dari target yang sudah tersegmentasi. Sebagai contoh, untuk wajah manusia deskriptor-deskriptor bisa berupa panjang atau lebar wajah, warna kulit wajah, dan panjang atau lebar komponen-komponen wajah.

4. Inferensi/ klasifikasi

Selanjutnya deskriptor-deskriptor yang sudah diambil digunakan komputer untuk inferensi/ klasifikasi. Contohnya untuk identifikasi wajah. Deskriptor yang baik adalah deskriptor yang diskrimatif yang mendukung dilakukannya inferensi atau klasifikasi yang secara lebih simpel.

Kembali ke Menu Pembahasan ↑

Pengenalan pola termasuk pekerjaan yang bersifat analitik karena mengolah data mentah (yang tidak memuat struktur secara eksplisit) untuk menemukan aneka ragam elemen beserta dengan atribut atau informasi yang terkait dengannya. Pekerjaan analitik seperti ini adalah hal yang lumrah dilakukan manusia. Manusia dengan menggunakan panca indera bisa melihat, mendengar, dan merasakan keadaan yang ada di lingkungannya untuk selanjutnya mengidentifikasi hal-hal yang terdapat di dalamnya, kemudian mencernanya dan memahaminya, sehingga manusia bisa melakukan kegiatan atau interaksi yang sesuai keinginannya. Sebagai contoh pengenalan wajah, suara, tulisan, dan rambu-rambu adalah aktivitas rutin yang selalu dilakukan oleh manusia. Sementara manusia bisa melakukan hal-hal tersebut dengan mudah dan cepat, detail proses yang sesungguhnya terjadi belum tentu bisa dipahami oleh para peneliti sepenuhnya dan belum bisa ditiru secara utuh oleh komputer. Karena itulah hingga kini pengenalan pola, masih menjadi persoalan yang terbuka dan akan terus diselidiki oleh para peneliti.

Demikianlah penjelasan yang dapat kami tuliskan tentang pengertian pengenalan pola dan contohnya serta tahapan dalam pengenalan pola. Semoga apa yang sudah kami tulis dalam blog temukan pengertian di atas dapat bermanfaat.

Buka Komentar
Tutup Komentar