Skip to main content

Pengertian Penyebab Dampak Globalisasi

Pengertian penyebab dampak globalisasi – Kata globalisasi sendiri memang sering kali kita dengar dalam kehidupan kita. Namun, tidak semua orang itu tahu seperti apa itu globalisasi. Maka dari itulah bagi yang belum tahu apa yang dimaksud dengan globalisasi, bisa menyimak penjelasan tentang definisi globalisasi di sini. Karena di sini akan kami bahas tentang pengertian globalisasi secara umum dan juga menurut para ahli. Selain membahas tentang arti globalisasi, di sini juga kami bahas tentang faktor penyebab globalisasi, dampak globalisasi dan teori globalisasi. Oke langsung saja silahkan simak penjelasan tentang pengertian penyebab dan dampak globalisasi serta teori globalisasi berikut ini.

Pengertian Penyebab Dampak Globalisasi

Pengertian Globalisasi

Pengertian globalisasi adalah proses terbentuknya sebuah sistem organisasi dan sistem komunikasi antara masyarakat di seluruh dunia untuk mengikuti sistem dan kaidah yang sama. Atau pengertian dari globalisasi adalah sebuah proses yang mendunia, dimana individu tidak terikat oleh batasan-batasan wilayah. Setiap individu bisa terhubung dengan siapapun yang ada di belahan dunia ini dan terjadi penyebaran informasi dan komunikasi melalaui media cetak maupun media elektronik yang mendunia.

Arti globalisasi adalah berasal dari kata global, yang berarti universal. Globalisasi sendri belum memiliki definisi yang mapan, kecuali sekadar definisi kerja sehingga tergantung dari sisi mana orang melihatnya. Ada yang memandangnya sebagai suatu proses sosial, proses sejarah, atau proses alamiah yang akan membawa seluruh bangsa dan negara di dunia semakin terikat satu sama lain guna mewujudkan satu tatanan kehidupan baru atau kesatuan dengan menyingkirkan batas-batas geografis, ekonomi, dan budaya masyarakat.

Pada hakikatnya definisi globalisasi adalah sebuah proses yang ditimbulkan oleh suatu kegiatan yang dampaknya berkelanjutan melampaui batas-batas kebangsaan dan kenegaraan. Mengingat bahwa dunia ditandai oleh kemajemukan (pluralitas) budaya, maka globalisasi sebagai proses juga ditandai sebagai suatu peristiwa yang terjadi di seluruh dunia secara lintas budaya yang sekaligus mewujudkan proses saling memengaruhi antarbudaya.

Kembali ke Menu Pembahasan ↑

Pengertian Globalisasi Menurut Para Ahli

Globalisasi juga mempunyai pengertian yang beragam jika di lihat dari penjelasan para ahli. Adapun beberapa pengertian globalisasi menurut ahli adalah sebagai berikut:

1. Pengertian Globalisasi Menurut Martin Albrow

Bahwa definisi globalisasi menurut martin albrow adalah semua proses penduduk yang terhubung ke dalam komunitas dunia tunggal dan komunitas global.

2. Pengertian Globalisasi Menurut Selo Soemardjan

Pengertian globalisasi menurut selo soemardjan adalah sebuah proses terbentuknya sistem organisasi dan komunikasi antar masyarakat yang ada di seluruh dunia untuk mengikuti sistem serta kaidah-kaidah tertentu yang sama.

3. Pengertian Globalisasi Menurut George Ritzer

Globalisasi adalah suatu proses yang melibatkan tumbuhnya arus manusia, benda, dan tempat, serta informasi ke segala arah serta struktur yang dijumpai dan bisa mempercepat arus tersebut maupun menghasilkan hambatan.

4. Pengertian globalisasi Menurut Michael H dan Harlborn

Menurut Michael Haralambos dan Marin Holbon, globalisasi adalah suatu proses yang di dalamnya batas-batas negara luluh dan tidak penting lagi dalam kehidupan sosial. Arus globalisasi telah membuat dunia menjadi seperti satu kesatuan tanpa batas yang pasti.

5. Globalisasi Menurut Anthony Giddens

Globalisasi menurut anthony yaitu intensifikasi hubungan sosial secara mendunia sehingga dapat menghubungkan antara peristiwa di satu lokasi dengan lokasi yang lain serta menyebabkan terjadinya suatu perubahan pada keduanya.

6. Pengertian Globalisasi Menurut Emanuel Ritcher

Pengertian globalisasi menurut emanuel richter yaitu sebuah jaringan kerja global yang secara bersama yang mempersatukan masyarakat yang sebelumnya tersebar menjadi terisolasi ke dalam saling ketergantungan serta persatuan dunia.

7. Pengertian Globalisasi Menurut Laurence

Globalisasi yaitu percepatan dari intensifikasi interaksi serta integrasi antara orang-orang, perusahaan serta pemerintah dari negara yang berbeda.

8. Pengertian Globalisasi Menurut Dr Nayef

Menurut Dr Nayef, globalisasi yaitu sebuah proses yang meliputi penyebab, kasus, serta konsekuensi dari integrasi tradisional maupun transkultural kegiatan manusia dan non-manusia.

9. Pengertian Globalisasi Menurut Malcom Waters

Pengertian tentang globalisasi menurut malcom waters yaitu sebuah proses sosial yang mengakibatkan pembatasan geografis pada kondisi sosial budaya menjadi kurang penting, yang terwujud dalam kesadaran manusia.

10. Pengertian Globalisasi Menurut Scholte

Definisi globalisasi menurut scholte menjelaskan bahwa, menurut scholte pengertian globalisasi memiliki makna: sebuah proses pertumbuhan yang cepat yang disebabkan oleh ketergantungan berbagai negara, serta untuk mempertahankan identitas masing-masing.

11. Pengertian Globalisasi Menurut Achmad Suparman

Globalisasi ialah sebuah proses yang menjadikan suatu benda atau perilaku sebagai ciri-ciri dari setiap individu di dunia tanpa adanya batasan wilayah.

Kembali ke Menu Pembahasan ↑

Teori Globalisasi

Karena semakin majunya teknologi dan informasi akan memunculkan berbagai macam teori. Dari semua teori, terdapat beberapa teori globalisasi menurut para ahli yang mudah dipahami salah satunya yaitu teori globalisasi menurut cochrane dan pain. Bahwa teori globalisasi adalah dipengaruhi oleh 3 perilaku utama yaitu para globalis, para tradisionalis, dan para transformalis. Penjelasannya adalah sebagai berikut ini:

1. Para Globalis

Para globalis adalah mereka yang mempercayai bahwa globalisasi merupakan sebuah kenyataan yang mengandung konsekuensi yang nyata terhadap bagaiamana orang ataupun lembaga di seluruh dunia berjalan.

2. Para Tradisionalis

para tradisionalis mengatakan bahwa globalisasi merupakan dampak perubahan yang sudah terjadi sejak zaman dahulu. Mereka-mereka yang mempunyai pemikiran seperti ini tidak menganggap bahwa globalisasi sedang terjadi, dan mereka menganggapnya sebagai sesuatu yang dilebih-lebihkan.

3. Para Transformalis

Para transformalis merupakan mereka yang berbeda di antara para globalis dan tradisionalis. Mereka percaya bahwa globalisasi sudah terjadi, tetapi menganggap pengaruh globalisasi terlalu dilebih-lebihkan oleh para globalis.

Selain itu terdapat juga teori globalisasi george ritzer, bahwa era globalisasi itu ditandai dengan adanya inovasi di berbagai komunikasi. Sebagai contoh, ditemukannya televisi dan telepon yang pada akhirnya dapat membuat masyarakat global menjadi sadar akan hal itu.

Kembali ke Menu Pembahasan ↑

Faktor Penyebab Globalisasi

Di setiap akibat pastinya ada sebab, begitu pula dengan globalisasi. Nah, apa saja faktor penyebab globalisasi? Mengacu pada pengertian globalisasi di atas, bahwa beberapa faktor yang menjadi penyebab globalisasi adalah sebagai berikut:

1. Perkembangan Teknologi Informasi dan Transportasi

Dalam proses golobalisasi di dunia, perkembangan teknologi informasi dan transportasi memegang peranan yang sangat penting. Teknologi yang smakin berkembang pesat membuat kegiatan transaksi jual-beli antar negara menjadi lebih mudah. Sebagai contoh yaitu bisnis E-Commerce, di mana kita bisa bertransaksi tanpa perlu datang ke tempat penjual.

2. Kerjasama Ekonomi Internasional (Antar Negara)

Kerjasama ekonomi Internasional antar negara-negara di dunia juga menjadi faktor yang menyebabkan terjadinya globalisasi. Karena kemudahan dalam membuat kesepakatan perdagangan internasional, maka dapat membuat proses globalisasi terjadi secara terus menerus.

3. Kemudahan Dalam Pengiriman Barang dan Jasa

Masyarakat antar negara bisa dengan mudah saling mengirimkan barang maupun jasa kepada yang lain. Kemudahan pengiriman barang inilah yang membuat banyak produk asing yang masuk ke dalam negeri dan kemudian diadaptasi oleh masyarakat. Contohnya produk fashion yang berasal dari korea yang sangat populer bagi masyarakat Indonesia. Sekarang ini banyak masyarakat Indonesia yang memakai produk-produk yang berasal dari negara lain, maka dari situlah terjadi proses penggabungan kebudayaan antar negara (asimilasi).

4. Sumber Daya Alam Berkurang

Terdapat beberapa sumber daya alam yang semakin berkurang setiap tahunnya, diantaranya yaitu minyak bumi dan logam mulia. Hal inilah yang membuat beberapa negara berinvestasi di negara lain untuk mengeruk sumber daya alam yang ada di negara tersebut. Sebagai contoh, tambang emas Freeport yang berada di Papua Indonesia yang telah dikeruk negara lain.

5. Konflik Antar Negara Semakin Berkurang

Semakin tingginya tingkat kesadaran masyarakat dunia akan pentingnya menjalin hubungan internasional, membuat semakin berkurangnya konflik antar negara. Pada saat antar negara melakukan hubungan internasional, maka dari situlah terjadi proses globalisasi.

Kembali ke Menu Pembahasan ↑

Dampak Globalisasi

Secara universal, globalisasi dapat berdampak bagi kehidupan masyarakat suatu negara. Dampak tersebut ada yang positif dan ada juga yang negatif. Adapun dampak positif dan negatif globalisasi adalah sebagai berikut ini.

1. Dampak Positif Globalisasi

Dampak positif dari adanya globalisasi adalah sebagai berikut:

  • Teknologi informasi menjadi berkembang lebih pesat.
  • Untuk mendapatkan kebutuhan dan keperluan pribadi menjadi lebih mudah.
  • Pengembangan ilmu pengetahuan menjadi lebih mudah.
  • Penyebaran informasi menjadi lebih cepat dan mudah untuk didapat.
  • Dapat meningkatkan sikap toleran dan cosmopolitan masyarakat dunia.
  • Berkomunikasi dengan orang lain di seluruh dunia menjadi lebih mudah.
  • Hubungan internasional antar negara menjadi semakin baik.
  • Kemudahan dalam melakukan transaksi secara online, baik itu dalam negeri maupun mancanegara.
  • Hubungan antar negara di sektor ekonomi semakin meningkat.
Kembali ke Menu Pembahasan ↑

2. Dampak Negatif Globalisasi

Dampak negatif globalisasi bagi kelangsungan hidup manusia di masyarakat yaitu:

  • Semakin meningkatnya potensi terjadinya tindak kriminalitas, karena meniru peristiwa yang terjadi di negara lain.
  • Masuknya paham-paham yang tidak sesuai dengan ideologi negara yang bisa menimbulkan konflik dalam masyarakat.
  • Masyarakat menjadi lebih konsumtif dan kurang produktif serta cenderung kehilangan kreativitas di dalam dirinya karena meniru tren yang ada di luar negeri.
  • Masyarakat dapat terpengaruh budaya asing yang tidak sesuai dengan budaya lokal, sehingga budaya lokal akan menjadi semakin terkikis.
  • Munculnya berbagai macam informasi yang tidak akurat, bahkan hoax yang bisa menimbulkan kesalahan dalam masyarakat.
  • Beberapa masyarakat menjadi lebih tertutup dan berpikiran sempit karena mereka tidak ingin terpapar globalisasi.
  • Beberapa masyarakat menjadi lebih egois dan individual.
  • Semakin berkurangnya peminat di sektor pertanian, karena beranggapan bahwa bidang teknologi dan informasi lebih potensial.
  • Munculnya kesenjangan sosial dalam masyarakat karena masyarakat berlomba-lomba untuk memperkaya diri dan tidak memperdulikan sekitarnya.
  • Rasa nasionalisme masyarakat akan semakin hilang karena sering membanding-bandingkan dengan negara lain yang dianggapnya lebih baik.
Kembali ke Menu Pembahasan ↑

Berdasarkan penjelasan tersebut, kita bisa melihat bahwa globalisasi mempunyai dampak baik dan buruk bagi masyarakat dalam suatu negara. Untuk dapat menyikapi terjadinya globalisasi, maka sebaiknya kita harus bisa mempersiapkan diri supaya bisa menyerap hal-hal baik dari globalisasi dan melindungi diri kita agar bisa menghindari atau meminimalisir dampak buruknya.

Itulah penjelasan yang dapat kami tulis tentang pengertian penyebab dampak globalisasi beserta teori globalisasi. Semoga penjelasan yang telah kami tulis dalam blog temukan pengertian di atas dapat bermanfaat.

Buka Komentar
Tutup Komentar