Pengertian Nilon

Advertisement
Pengertian Nilon - Pertama kali produksi nilon terjadi pada tahun 1935, Ini dibuat oleh seorang ahli kimia organik yang bernama Wallace Hume Carothers yang bekerja di lokasi penelitian perusahaan DuPont. Penemuan ini muncul ketika Carothers mencoba menemukan serat sintetis yang dapat menggantikan sutera. Produk pertama dari nilon yaitu sikat gigi berbulu nilon pada tahun 1938, kemudian dilanjutkan produk yang kita kenal dengan stoking untuk perempuan pada tahun 1940. Nah lalu apa yang dimaksud nilon? Seperti apa itu nilon. Bagi anda yang masih belum tahu tentang apa yang dimaksud dengan nilon. Maka pada kesempatan ini kami akan mencoba menjelaskan definisi nilon atau arti arti nilon. Selain menjelaskan tentang apakah nilon itu, di sini kami juga menjelaskan tentang bahan pembuatan nilon, dan karakteristik nilon.
Nilon yaitu

Pengertian Nilon

Nilon adalah polimer yang tersusun atas heksametilen diamina dengan asam adipat melalui polimerisasi kondensasi. Nilon ialah nama yang diberikan kepada sekelompok polimer sintetis yang terkenal dengan sebutan pliamida. Di Zaman modern ini nilon merupakan salah satu polimer yang paling umum digunakan.

Pengertian Nilon 66

Nilon 6,6 adalah salah satu formula nilon yang paling umum diproduksi. Variasi ini terdiri atas heksametilena diamina, enam atom karbon serta asam adipat. Nilon 6,6 mempunyai karakteristik yang tahan terhadap sinar matahari, mempunyai titik lebur yang tinggi, tahan terhadap abrasi yang superior, dan mempunyai titik lebur yang tinggi. Selain itu Nilon 6,6 bersifat kuat, ringan, dan dapat ditarik tanpa retak sehingga digunakan untuk membuat tali, jala, parasit, dan tenda.

Bahan pembuatan nilon

Nilon terbuat dari rangkaian unit yang ditautkan dengan ikatan amida (peptida) dan sering diistilahkan dengan PA (poliamida). Nilon termasuk polimer pertama yang secara komersil sukses dan merupakan serat sintetik yang pertama terbuat dari bahan anorganik yakni minyak bumi. Eleman-elemen ini tersusun menjadi monomer dengan berat molekuler yang rendah, kemudian direaksikan untuk membentuk rantai polimer yang panjang.

Karakteristik Nilon

Sifat nilon yaitu kuat dan ringan. Serat riasan nilon tidak menyerap serta halus, menyebabkan barang yang dikonstruksi serat ini bisa cepat kering. Selain itu nilon dapat menahan kotoran dengan baik dan juga tidak menjadi lemah oleh keringat ataupun bahan kimia. Nilon dapat mencair apabila temperatur tinggi. Fakta ini terbukti ketika menyetrika barang yang berbahan nilon anda harus mengatur setrika pada setelan yang rendah dan mengembalikannya ke bagian sisi belakang.

Demikianlah yang dapat kami bagikan kali ini tentang Pengertian Nilon. Semoga apa yang kami sampaikan pada blog temukan pengertian ini bisa menambah wawasan kita.
Advertisement
Artikel Terkait

Berlangganan Artikel Melalui Email!

Suka dengan artikel kami? Daftarkan email anda di sini untuk mendapatkan artikel terbaru