Pengertian Litosfer

Advertisement
Pengertian litosfer – Bumi mempunyai bagian-bagian atau struktur bumi yang diantaranya terdiri dari litosfer (kerak bumi), material bumi dan barisfer (inti bumi). Nah dalam pembahasan kali ini yang akan kami bahas yaitu tentang apa itu litosfer. Untuk yang lainnya mungkin akan kami bahas di lain waktu. Sebelumnya sudah tahukah kamu tentang apa yang dimaksud litosfer? Bagi kamu yang pernah belajar tentang ilmu geografi tentunya pernah mempelajari materi tentang apa yang dimaksud dengan litosfer. Nah pastinya ada diantara kamu yang sudah tahu seperti apakah litosfer itu. Bagi kamu yang belum tahu kamu bisa mempelajarinnya di sini tentang apa definisi dari litosfer agar kamu bisa memahami seperti apa arti dari litosfer. Selain itu di sini juga akan kami jelaskan tentang komponen penyusun litosfer. Oke langsung saja silahkan simak penjelasannya sebagai berikut ini.
Pengertian Litosfer

Pengertian Litosfer

Kata litosfer itu berasal dari bahasa Yunani yaitu lithos yang artinya berbatu dan sphere yang artinya laisan. Pengertian litosfer secara etimologi bisa diartikan sebagai lapisan berbatu. Litosfer adalah lapisan bumi terluar yang juga disebut dengan lapisan kulit bumi. Litosfer tersusun atas material yang terdiri atas macam-macam mineral dan batuan-batuan. Ketebalan litosfer berkisar antara 50 hingga 100 kilometer, litosfer adalah lapisan bumi yang tipis. Jadi dapat pula di definisikan bahwa pengertian litosfer adalah lapisan bumi paling luar yang tersusun atas beberapa jenis batuan dan mineral dengan ketebalan antara 50 hingga 100 kilometer.

Dikarenakan letaknya berada di bagian luar bumi, maka struktur litosfer cenderung lebih awet dari waktu ke waktu. Tak seperti astenosfer yang dapat berubah mencair akibat dari adanya proses geologi, litosfer tetap dalam wujud yang padat dalam kurun geografis yang lama. Litosfer berubah semakin elastis dikarenakan adanya redakan-redakan di bagiannya yang disebabkan adanya aktifitas vulkanik seperti adanya erupsi magma. Sifat itulah yang membuat litosfer menjadi lapisan yang terkuat dari struktur bumi.

Komponen Penyusun Litosfer

Litosfer tersusun atas batuan-batuan dan mineal. Komponen penyusun terbesar lapisan litosfer diantaranya yaitu lapisan batuan beku, batuan sediman dan batuan metamorf.
  • Batuan beku dapat terjadi dikarenakan adanya magma yang membeku. Batuan kerak bumi sebagian besar (80%) adalah berupa batuan beku. Secara umum batuan beku tersusun dari mineral-mineral olivin, magnetif, piroksin, mika dan feldspar. Contoh batuan beku diantaranya yaitu pumice (batu apung), obsidian, dan granit.
  • Batuan sedimen (batuan endapatn) terjadi dikarenakan adanya batuan beku ter-erosi, kemudian terbawa ke suatu tempat sehingga mengendap dan membentuk batuan. Contoh batuan sedimen yaitu tanah lempung, pasir, dan batu krikil.
  • Batuan metamorf (batuan malihan) yaitu batuan yang terbentuk dari batuan jenis lain yang mengalami perubahan bentuk akibat dari pengaruh tekanan dan suhu yang tinggi. Contoh batuan metamorf adalah batu permata, batubara, dan batu marmer.

Demikain penjelasan yang kami bagikan tentang pengertian litosfer. Semoga apa yang kami jelaskan dalam blog temukan pengertian ini dapat bermanfaat untuk kita semua.
Advertisement
Artikel Terkait

Berlangganan Artikel Melalui Email!

Suka dengan artikel kami? Daftarkan email anda di sini untuk mendapatkan artikel terbaru