Skip to main content

Pengertian Drag Bike (Lintasan, Syarat Peserta, Kelas & Tata Cara)

Pengertian drag bike - Apa itu drag bike? Kali ini kami akan mengulas tentang apa saja tentang drag bike mulai dari lintasan drag bike, syarat drag bike (bagi peserta), kelas drag bike, dan juga tata cara dalam perlombaan drag bike. Namun sebelum itu di sini kami akan membahas terlebih dahulu tentang arti drag bike, agar bagi yang baru mendengar istilah tersebut atau yang belum mengenal drag bike itu apa, bisa tahu. Oke langsung saja simak penjelasannya adalah sebagai berikut ini.

Pengertian Drag Bike

Pengertian Drag Bike

Drag bike adalah suatu kejuaraan mengendarai sepeda motor dengan kecepatan yang tinggi pada sebuah lintasan pacu aspal yang tertutup, terdiri dari 2 buah jalur lurus yang posisinya sejajar dan mempunyai panjang yang sama.

Kembali ke Menu Pembahasan ↑

Lintasan Drag Bike

Adapun penjelasan tentang lintasan drag bike adalah sebagai berikut ini:

  • Lintasan dalam drag bike terdiri dari 2 jalur, untuk panjang lintasan drag bike yaitu untuk lintasan pacu dari garis Start sampai garis Finish panjangnya 201 meter dan untuk lintasan pengereman panjangnya 201 meter.
  • Lintasan pacu mempunyai lebar minimal 4 meter tiap jalur.
  • Lintasan harus bebas dari hambatan atau halangan, dengan kondisi jalur aspal yang rata dan datar.
  • Lintasan pacu dan pengereman harus diberikan pemisah jalur yang tidak menghalangi pandangan dengan ban atau dengan karung dengan ketinggian minimal 60 cm.
  • Lintasan pacu dan lintasan pengereman yang berbatasan dengan penonton, harus dipisahkan dengan memberi pagar pembatas yang tertutup dengan rapat, jaraknya minimal 1,5 meter dari tepi jalur lintasan.
  • Di belakang garus start harus disediakan tempat untuk persiapan, line up dan start dengan panjang minimal 10 meter.

Untuk gambar lintasan drag bike atau foto lintasan drag bike adalah sebagai berikut:

Pengertian Drag Bike
Kembali ke Menu Pembahasan ↑

Syarat Drag Bike (Bagi Peserta)

Adapun syarat dan ketentuan drag bike bagi peserta adalah sebagai berikut:

  • Setiap peserta wajib mempunyai KIS (Kartu Izin Start) dari IMI (Ikatan Motor Indonesia) untuk Kategori Balap Motor.
  • Setiap peserta hanya diperbolehkan mengikuti maksimal 3 kelas Utama.
  • Setiap peserta wajib memakai satu nomor start pada setiap kelas yang diikutinya.
  • Setiap peserta hanya diperbolehkan mendaftar satu kali pada kelas yang sama.
  • Setiap peserta wajib untuk mendaftar minimal satu kelas pada Kelas utama.
  • Penggantian peserta setelah scruttinering tidak diperbolehkan dan dilarang keras.
Kembali ke Menu Pembahasan ↑

Kelas Drag Bike

Untuk daftar kelas drag bike, kelas utama yang dilombakan dalam Kejuaraan Nasional Drag Bike adalah sebagai berikut:

  • Kelas Campuran 250 cc 2 Langkah Tune Up, batas kapasitas silinder: 80 cc sampai dengan 250 cc.
  • Kelas Bebek 125 cc 4 Langkah Tune Up, batas kapasitas silinder: 80 cc sampai dengan 130 cc.
  • Kelas Sport 150 cc 2 Langkah Tune Up, batas kapasitas silinder: 135 cc sampai dengan 155 cc.
  • Kelas Bebek 125 cc 2 Langkah Tune Up, batas kapasitas silinder : 80 cc sampai dengan 125 cc.

Adapun untuk kelas-kelas yang lainnya adalah Kelas Pendukung.

Kembali ke Menu Pembahasan ↑

Tata Cara Drag Bike

Adapun tata cara dalam lomba drag bike adalah sebagai berikut ini:

  • Lomba drag dilaksanakan dalam 2 heat.
  • Urutan start Heat kedua ditentukan berdasarkan dari hasil heat pertama. Peserta dengan waktu terkecil pertama start lebih dulu, kemudian dilanjutkan untuk urutan waktu terkecil kedua begitu seterusnya.
  • Ketika peserta masuk ke area starting, peserta akan ditentukan oleh panitia di jalur manakah yang akan digunakan oleh peserta tersebut (jalur A atau jalur B), dengan jalur yang berbeda di setiap heat.
  • Peserta wajib hadir dan membawa kendaraannya di tempat start sesuai dengan jadwal start untuk kelas yang diikuti.
  • Peserta yang hadir terlambat 5 menit setelah peserta yang terakhir dalam kelas tersebut, maka dianggap telah mengundurkan diri.
  • Dilarang memperbaiki kendaraan di area starting.
  • Dilarang memindahkan gigi dengan menggunakan tangan.
  • Kedua tangan harus memeggang stang kendaraan dan dilarang untuk mengangkat kaki ke atas jok, baik itu sebelah maupun kedua-duanya.
  • Tata cara start drag bike yaitu start harus dilakukan dalam keadaan mesin menyala/ hidup dan bagi peserta yang mencuri start akan langsung dikenakan sanksi yaitu diskualifikasi. Istilah mencuri start dalam drag bike disebut sebagai jump start drag bike (Baca: Pengertian Jump Start Drag Bike).
  • Perlombaan drag bike ini terdiri dari 2 heat yang mengambil waktu tempuh tercepat dalam detik dan pecahannya (Best time).
  • Pencatatan waktu dilakukan di garis Finish, dilakukan dengan menggunakan alat cetak dan didukung dengan pencatatan biasa (alat cetak waktu bukan suatu keharusan).
  • Hasil waktu tempuh diperoleh peserta yang dikeluarkan oleh kamar hitung adalah mutlak dan tidak bbisa diganggu gugat atau diprotes.
  • Apabila terjadi nilai waktu yang sama, maka pemenang akan ditentukan dari catatan waktu yang terbaik pada heat kedua.
  • Jika hasilnya masih sama, maka penentuan pemenang akan dilihat dari kapasitas cc yang lebih kecil.
  • Ada maupun tidaknya suatu protes, panitia berhak untuk memerintahkan pembongkaran mesin kendaraan yang digunakan peserta. Jika terjadi kecurangan, sanksi: Diskualifikasi.
Kembali ke Menu Pembahasan ↑

Itulah penjelasan tentang pengertian drag bike beserta penjelasan tentang lintasan drag bike, syarat drag bike (bagi peserta), kelas drag bike, dan juga tata cara drag bike. Semoga informasi yang kami tulis dalam blog temukan pengertian ini bermanfaat.

Tambahkan aplikasi Temukan Pengertian di smartphone tanpa install, buka Temukan Pengertian dengan browser Chrome di smartphone kemudian klik ikon 3 titikdi browser lalu pilih "Tambahkan ke layar utama". Selanjutnya buka aplikasi Temukan Pengertian dari layar utama smartphone Anda.
Buka Komentar
Tutup Komentar