Pengertian Animisme

Advertisement
Pengertian animisme - Dalam pelajaran sejarah ada yang namanya istilah animisme dan dinamisme? apakah animisme itu? Dan apakah dinamisme itu? Di sini kami akan mengulas tentang apa itu animisme? Sedangkan untuk yang dinamisme akan kami ulas dalam artikel selanjutnya. Bagi kamu yang belum tahu seperti apa yang dimaksud animisme, bisa menyimak penjelasan yang kami tulis di sini yaitu tentang apa yang dimaksud dengan animisme. Penjelasan di sini kami maksudkan agar yang belum tahu definisi dari animisme bisa tahu arti dari animisme. Oke langsung saja silahkan di simak penjelasannya sebagai berikut ini.
Pengertian Animisme

Pengertian Animisme

Kata animisme itu berasal dari bahasa latin yaitu anima yang artinya roh. Animisme yaitu suatu kepercayaan bahwa segala sesuatu yang ada di bumi baik itu hidup maupun mati mempunyai roh. Atau pengertian animisme adalah sebuah kepercayaan bahwa roh (jiwa) itu tidak hanya terdapat pada makhluk hidup saja, namun juga terdapat dalam benda-benda tertentu. Kepercayaan animisme mempercayai bahwa setiap benda yang ada di bumi ini (seperti kawasan tertentu, gua, sungai, laut, gunung, pohon dan batu besar) mempunyai jiwa atu roh yang harus dihormati supaya tidak mengganggu manusia, namun justru membantu manusia. Para penganut animisme biasa melakukan penghormatan terhadap roh dengan cara melakukan pemujaan atau memberikan sesaji/ sesajen.

Jika manusia mati maka rohnya meninggalkan jasadnya untuk selama-lamanya. Roh yang meninggalkan jasadnya untuk selamanya itu disebut dengan arwah. Menurut kepercayaan arwah tersebut terus hidup di negeri arwah serupa dengan hidup manusia. Namun ada pula dalam kepercayaan ini yang menganggap roh-roh orang yang telah meninggal dapat masuk ke tubuh hewan. Mereka juga dianggap dapat berdiam di dalam kubur sehingga mereka ditakuti. Masyarakat juga ada yang mempercayai kalau arwah orang-orang terkemuka seperti nenek moyang dan kepala suku dianggap suci. Karena itulah, arwah orang-orang terkemuka itu dihormati. Dengan begitu, timbullah kepercayaan yang memuja arwah nenek moyang yang disebut dengan animisme. Dikarenakan arwah itu tinggalnya di dunia arwah atau disebut kahyangan yang terletak di atas gunung maka pada zaman megalithikum tempat pemujaan dibangun di atas bukit atau gunung. Budaya seperti ini terus berlanjut sampai ke masa Hindu-Budha dan Islam.

Demikianlah sedikit penjelasan yang dapat kami berikan tentang pengertian animisme. Semoga apa yang telah kami jelaskan dalam blog temukan pengertian ini dapat memberikan manfaat untuk anda.
Advertisement
Artikel Terkait

Berlangganan Artikel Melalui Email!

Suka dengan artikel kami? Daftarkan email anda di sini untuk mendapatkan artikel terbaru