Pengertian Mikroskop Cahaya: Apa itu Mikroskop Cahaya?

Pengertian Mikroskop Cahaya: Apa itu Mikroskop Cahaya? - Mikroskop merupakan sebuah alat optik yang terdiri dari satu atau lebih lensa yang dapat memproduksi gambar yang diperbesar dari suatu benda yang diletakkan pada biddang fokal dari lensa mikroskop tersebut. Berdasarkan dari sumber cahayanya, mikroskop terbagi menjadi 2 macam yaitu mikroskop cahaya dan mikroskop elektron. Pada kesempatan kli inilah kami akan membahas pengertian mikroskop cahaya, untuk mikroskop elektron mungkin akan kami bahas di lain waktu. Tahukah kamu apa itu mikroskop cahaya? Mungkin diantra kamu ada yang tahu tentang apa yang dimaksud mikroskop cahaya. Bagi yang belum tahu maka di sini kami akan menjelaskan definisi mikroskop cahaya. Penjelasan ini selain menjelaskan tentang pengertian atau arti mikroskop cahaya juga menjelaskan tentang cara kerja mikroskop cahaya, jenis-jenis mikroskop cahaya karakteristik mikroskop cahaya dan lain-lakn.

Pengertian mikroskop cahaya

Mikroskop cahaya adalah jenis mikroskop yang sumber pembentukan bayangannya menggunakan cahaya. Yang menjadi awal dari penemuan mikroskop adalah mikroskop jenis cahaya ini. Di sekolah-sekolah biasanya mikroskop yang digunakan adalah mikroskop cahaya. Terdapat 3 macam lensa pada mikroskop cahaya yaitu lensa objektif, lensa okuler, dan lensa kondensor. Lensa okuler adalah lensa yang dekat dengan mata (tempat mengintip) sedangkan Lensa objektif adalah lensa yang dekat dengan objek. Letak lensa okuler dan objektif bisa terlihat pada kedua ujung tabung mikroskop. Fungsi lensa kondessor yaitu sebagai penerang objek dan lensa-lensa lain pada mikroskop ini. Melalui pengaturan yang tepat maka akan didapat daya pisah yang maksimal. Mikroskop cahaya ini bisa dipakai untuk mengamati objek priparat awetan atau objek segar (preparat basah).
pengertian mikroskop cahaya

Cara Kerja Mikroskop Cahaya

Bagaimanakah cara kerja mikroskop cahaya? Cara kerja mikroskop cahaya yaitu dengan cara memusatkan berkas sinar yang kelihatan oleh mata untuk membentuk bayangan objek yang diperbesar. Sumber cahaya bisa bersumber dari cahaya matahari bisa juga dari cahaya lampu listrik. Maksimum pembesaran yang dimiliki mikroskop cahaya yaitu 1000 kali. Yang menjadi kekuatan pembesaran dalam mikroskop cahaya yaitu perkalian kekuatan lensa-lensa yang menjadi penyusunnya, yaitu lensa okuler dan lensa objektif.

Jenis lensa mikroskop cahaya

Ada berapa jenis lensa pada mikroskop cahaya yaitu sebagai berikut ini:

Lensa Objektif
Fungsi lensa objektif pada mikroskop cahaya yaitu sebagai pembentuk bayangan pertama dan penentu struktur objek yang akan tampak pada bayangan akhir. Setelah itu bayangan akhir akan diperbesar sampai mempunyai nilai aperture.

Lensa Okuler
Fungsi lensa okuler pada mikroskop cahaya yaitu untuk memperbesar bayangan yang dihasilkan dari lensa objektif. Letak lensa okuler berada pada bagian ujung paling atas tabung dan berdekatan dengan mata pengamat. Perbesaran objek yang bisa dilakukan mulai 4 hingga 25 kali lipat.

Lensa Kondensor
fungsi dari lensa kondensor yaitu sebagai pendukung atau pelengkap terciptanya cahaya pada objek yang akan diteliti. Dengan begitu sehingga akan didapat daya pisah yang maksimal.

Bagian bagian Mikroskop Cahaya

Berikut ini adalah bagian bagian mikroskop cahaya beserta fungsinya.
pengertian mikroskop cahaya

A. Lensa Okuler
Lensa okuler adalah sebuah lensa yang ada pada bagian atas tabung mikroskop dan dekat dengan mata seorang pengamat. fungsi lensa okuler adalah untuk memperbesar bayangan dari lensa objektif dari 3 hingga 25 kali.

B. Tabung Mikroskop
Tabung mikroskop adalah bagian darimikroskop yang bentuknya tabung berada di antara lensa okuler dan lensa objektif. Tabung mikroskop bisa dinaikkan dan di turunkan untuk mengatur fokus bayangan. fungsi dari tabung mikroskop adalah untuk menghubungkan antara lensa okuler dan lensa objektif.

C. Revolver
Revolver adalah bagian bawah dalam tabung mikroskop yang bisa diputar-putar. fungsi revolver pada mikroskop cahaya yaitu untuk mengatur perbesaran lensa objektif.

D. Lensa Objektif Perbesaran Lemah
lensa objektif adalah lensa yang letaknya berada di dekat preparat/ objek. fungsi lensa objektif pada mikroskop cahaya adalah untuk membentuk bayangan nyata, terbalik dan diperbesar. Lensa objektif perbesaran lemah adalah adalah lensa yang digunakan untuk melihat objek yang tidak terlalu memerlukan perbesaran yang kuat.

E. Lensa Objektif Perbesaran Kuat
Fungsi lensa objektif perbesaran kuat yaitu untuk melihat objek yang sangat kecil sehingga memerlukan pembesaran yang kuat.

F. Meja Mikroskop
Meja mikroskop merupakan sebuah meja datar yang letaknya berada di bawah lensa. Meja mikroskop berfungsi untuk meletakkan objek yang sedang diamati.

G. Klip
Klip atau disebut penjepit kaca merupakan penjepit yang letaknya berada di atas meja mikroskop. Fungsi klip/ fungsi penjepit kaca yaitu untuk menjepit kaca yang dipakai untuk menempatkan preparat yang merupakan objek yang sedang diamati.

H. Kaki Mikroskop
Meja mikroskop berfungsi untuk penyangga mikroskop dan membantu untuk mempermudah ketika membawa mikroskop. Letak kaki mikroskop berada di bagian paling bawah.

I. Cermin
Cerimin merupakan alat yang digunakan untuk memantulkan cahaya dan bisa diputar-putar sesuai dengan kebutuhan. Fungsi cermin pada mikroskop cahaya yaitu untuk mengarahkan cahaya supaya mengenai objek dari bawah. Cahaya tersebutlah yang membuat objek tampak terlihat dari mikroskop.

J. Diafragma
Diafragma adalah cakram yang isinya lubang-lubang bermacam-macam ukuran yang bisa diputar-putar. Fungsi diafragma pada mikroskop cahaya yaitu untuk mengatur jumlah cahaya yang akan mengnai objek.

K. Lengan Mikroskop
Pegangan atau lengan mikroskop adalah bagian yang digunakan untuk menghubungkan lensa dengan bagian yang berhubungan dengan objek. Fungsi lengan mikroskop yaitu untuk mempermudah ketika membawa mikroskop.

L. Pemutar Halus
Mikrometer atau Pemutar halus adalah bagian yang bisa diputar secara pelan. Fungsi pemutar halus pada mikroskop yaitu untuk menaikkan dan menurunkan tabung mikroskop secara pelan agar memperoleh fokus yang diinginkan.

M. Pemutar Kasar
Makrometer atau pemutar kasar adalah bagian yang bisa diputar secara cepat. Fungsi pemutar kasar pada mikroskop untuk menaik turunkan tabung mikroskop secara cepat. Pemutar kasar bisa dipakai pada saat pemutar kecil saat diputar lambat menaik-turunkan tabung mikroskop.

Bagian-bagian tambahan pada mikroskop:

N. Kondensor
kondensor adalah bagian pada mikroskop yang bisa diputar dan dinaik turunkan. fungsi kondensor pada mikroskop cahaya yaitu untuk mengumpulkan cahaya.

O. Sendi Inklinasi
Sendi inklinasi bagian yang fungsinya untuk mengatur sudut tegak pada mikroskop.

Jenis jenis Mikroskop Cahaya

Jenis Mikroskop Cahaya dibagi menjadi 2 macam yaitu mikroskop cahaya monokuler dan binokuler. Apa perbedaan dari kedua mikroskop tersebut?. Inilah perbedaan kedua mikroskop tersebut.

Mikroskop Cahaya Monokuler

Pengertian mikroskop cahaya monokuler adalah mikroskop yang hanya mempunyai lensa okuler. Mikroskop monokuler ini hanya dipakai dengan satu mata sehingga bayangan yang tampak hanya mengenai lebar dan panjang benda, hanya sedikit yang memberikan gambaran tentang tingginya benda. Objek yang diamati menggunakan mikroskop monokuler umumnya harus mempunyai ukuran yang tipis dan kecil sehingga bisa tembus cahaya.

Adapun fungsi dari mikroskop monokuler yaitu digunakan untuk mengamati secara lebih terperinci struktur di dalam sel.  Sumber cahaya yang digunakan pada mikroskop monokuler ialah lampu. Jika dibanding dengan mikroskop binokuler, penggunaan mikroskop monokuler lebih mudah digunakan.

Mikroskop Cahaya Binokuler

Pengertian mikroskop cahaya binokuler adalah mikroskop yang mempunyai 2 lensa okuler untuk dipakai oleh mata kanan dan mata kiri secara bersama-sama. Sebutan lain dari mikroskop binokuler ialah mikroskop stereo. Kelebihan dari mikroskop binokuler yaitu objek yang diamati bisa terlihat jelas karena mengamatinya bisa dengan 2 mata. Selain itu dapat menampilkan gambar secara 3 dimensi yang dapat digunakan peneliti untuk melakukan riset secara mendetail dan juga tidak memiliki kondensor, jarak dan kedalaman yang memadai sehingga dapat mudahkan para peneliti dalam melakukan riset.

Namun kemampuan dalam hal pembesaran tidak terlalu besar. Tiap-tiap lensa mempunyai tingkat pembesaran yang berbeda-beda. Sebagai contoh lensa objektif mempunyai pembesaran 1 sampai 2 kali dan lensa okuler mempunyai pembesaran 10 sampai 15 kali.

Adapun pada mikroskop binokuler ini lensa objektif yang digunakan berukuran besar sebab pada sisi atasnya ada sistem lensa yang dibuat dengan terpisah. Selain itu jalur cahaya pada mikroskp dibuat terpisah pada bagian sisi kiri dan kanan.

Kekurangn mikrsokop binokuler yaitu letak pada sistem numerical aperturenya yang dibatasi dengan keberadaan jalur beam atau yang disebut dengan cahaya ganda atau rangkap. Kekurangan itulah yang membuat para peneliti harus mengatur diameter benda atau objek supaya dapat menghasilkan gambar yang jelas dan besar.

Karakteristik Mikroskop Cahaya

Terdapat beberapa karakteristik pada Mikoskop Cahaya, diantaranya yaitu sebagai berikut ini:
  • Bisa menggunakan lensa lebih dari satu lensa yang bisa diatur sesuai keinginan kita dalam mengamati perbesaran sebuah objek. Bayangan objek bisa diperbesar mulai dari 4 kali hingga 1500 kali lipat.
  • Biasanya hanya dipakai untuk mengamati bagian fisik objek
  • Objek yang dimati syaratnya yaitu harus tembus cahaya, baik itu objek hidup maupun mati.
  • Ukuran objek tidak boleh lebih dari 5 mikro.
  • Biasanya untuk dapat memindahkan objek yang ukurannya sangat kecil dapat menggunakan air, karena air sifatnya dapat tembus cahaya.
  • Pemakaian mikroskop cahaya hanya dapat dilakukan secara manual, jadi pengamatan secara langsung seperti bentuk, gambar serta warna bisa dilakukan dengan lensa okuler.
  • Bisa mengamati makhluk hidup jenis mitokondria yang mempunyai ukuran 0,25 mikrometer.

Itulah penjelasan tentang Pengertian Mikroskop Cahaya: Apa itu Mikroskop Cahaya?. Semoga penjelasan dalam blog temukan pengertian ini bisa memberikan manfaat.

Berlangganan Artikel Melalui Email!

Suka dengan artikel kami? Daftarkan email anda di sini untuk mendapatkan artikel terbaru

Artikel Terkait