--> Skip to main content

Pengertian Variabel Penelitian dan Contohnya serta Jenisnya

Pengertian variabel penelitian dan contohnya – Variabel merupakan hal yang sangat penting dalam sebuah penelitian. Tanpa adanya variabel maka sebuah penelitian tidak akan bisa dilakukan. Lalu apa itu variabel penelitian? Sudah tahukah kamu dengan apa yang dimaksud variabel penelitian? Jika kamu belum tahu dengan apa yang dimaksud dengan variabel penelitian, maka di sini kamu bisa memahami definisi variabel penelitian, karena dalam postingan ini kami akan menjelaskan arti dari variabel penelitian secara umum dan menurut beberapa ahli. Selain itu di sini juga kami bahas tentang contoh variabel penelitian, dan jenis jenis variabel penelitian. Oke langsung saja berikut ini adalah pembahasan tentang pengertian variabel dalam penelitian dan contohnya serta jenis-jenisnya. Silahkan disimak dan dipahami pengertian variabel penelitian beserta contohnya dan jenis-jenisnya berikut ini.

Pengertian Variabel Penelitian dan Contohnya

Pengertian Variabel Penelitian

Pengertian variabel penelitian adalah suatu atribut, nilai/ sifat dari objek, individu / kegiatan yang mempunyai banyak variasi tertentu antara satu dan lainnya yang telah ditentukan oleh peneliti untuk dipelajari dan dicari Informasinya serta ditarik kesimpulannya.

Atau definisi variabel penelitian adalah segala sesuatu yang berupa apa saja yang telah ditetapkan oleh seorang peneliti dengan tujuan untuk dipelajari sehingga diperoleh informasi tentang hal tersebut dan bisa ditarik sebuah kesimpulan. Dalam sebuah penelitian, variabel merupakan hal yang sangat penting, hal itu karena seorang peneliti tidak akan mungkin dapat melakukan sebuah penelitian tanpa adanya variabel. Variabel juga dapat dikatakan sebagai suatu sifat yang diambil dari suatu nilai yang berbeda. Dengan demikian, maka variabel adalah sesuatu yang bervariasi.

Kembali ke Menu Pembahasan ↑

Pengertian Variabel Penelitian Menurut Para Ahli

Definisi variabel penelitian menurut para ahli adalah sebagai berikut ini:

1. Pengertian Variabel Penelitian Menurut Sudigdo Sastroasmoro

Variabel penelitian adalah karakteristik subjek penelitian yang berubah dari satu subjek ke subjek yang lainnya.

2. Pengertian Variabel Penelitian menurut Kerlinger (1973)

Variabel penelitian adalah sebuah konstruk atau sifat yang akan dipelajari. Sebagai contoh, jenis kelamin, pendidikan, produktifitas kerja, penghasilan, tingkat apresiasi dan lain-lain.

3. Pengertian Variabel Penelitian Menurut Hatch dan Farhady (1981)

Variabel penelitian yaitu sebagai objek atau atribut yang mempunyai variasi antara objek dengan objek yang lainnya.

4. Pengertian Variabel Penelitian Menurut Kidder (1981)

Variabel Penelitian yaitu suatu kualitas di mana peneliti seorang peneliti mempelajari dan menarik sebuah kesimpulan dari proses penelitian yang dilakukan.

5. Pengertian Variabel Penelitian Menurut Bhisma Murti (1996)

Variabel penelitian adalah sebuah fenomena yang memiliki variasi nilai dan variasi nilainya bisa diukur secara kuantitatif dan kualitatif.

6. Pengertian Variabel Penelitian Menurut Notoatmodjo (2002)

Menurut Dr. Soekidjo Notoatmojo, variabel penelitian adalah:

  • Variabel penelitian adalah sesuatu yang digunakan sebagai sifat atau ciri yang diperoleh dari penelitian tentang konsep pengertian tertentu. Sebagai contoh: umur, gen, pendidikan, pekerjaan, pengetahuan dan lain-lain.
  • Variabel penelitian mengandung pengertian ciri atau ukuran yang dimiliki para anggota dalam sebuah kelompok yang berbeda dengan apa-apa yang dimiliki kelompok lain.

7. Pengertian Variabel Penelitian menurut Dr. Ahmad Watik Pratiknya (2007)

Bahwa variabel yaitu suatu konsep yang mempunyai variabilitas. Sedangkan konsep adalah abstraksi atau gambaran dari suatu fenomena tertentu.

Kembali ke Menu Pembahasan ↑

Contoh Variabel Penelitian

Contoh variabel penelitian adalah: Jika kita membicarakan mengenai mahasiswa, hal itu belum dapat dikatakan variabel. Sebab mahasiswa saja hanya merupakan sebuah konsep. Tetapi jika kita sudah membicarakan mengenai Mahasiswa Fakultas Teknik, Mahasiswa Fakultas Ekonomi, itu artinya kita sudah bisa dikatakan membicarakan variabel, karena Mahasiswa Fakultas Teknik, Mahasiswa Fakultas Ekonomi itu termasuk kategori.

Contoh lain dari variabel penelitian yaitu:

Pekerja merupakan objek, mempunyai beberapa variabel berikut:

  1. Usia : variabel yg memiliki nilai numerik.
  2. Tingkat pendidikan : variabel numerik / kategori.
  3. Bidang Pekerjaan : variabel kategori.
Kembali ke Menu Pembahasan ↑

Jenis jenis Variabel Penelitian

Jenis-jenis variabel dikelompokan menjadi 5 diantaranya yaitu jenis variabel berdasarkan hubungan antar variabel, sifat variabel, urgensi faktual, tipe skala pengukuran, dan penampilan waktu pengukuran. Berikut ini adalah penjelasan tentang jenis jenis variabel penelitian dan contohnya.

1. Jenis jenis Hubungan Antar Variabel

Macam macam hubungan antar variabel adalah sebagai berikut:

a. Variabel Bebas (independent variable)

Variabel bebas (independen) adalah variabel yang mempunyai pengaruh atau menjadi penyeab terjadinya suatu perubahan pada variabel lain. Sehingga dapat dikatakan kalau perubahan yang terjadi pada variabel ini diasumsikan dapat mengakibatkan terjadinya perubahan pada variabel lain.

Contoh variabel bebas (independen) yaitu apabila dalam sebuah penelitian dinyatakan akan berusaha mengungkap “pengaruh motivasi belajar terhadap prestasi mahasiswa”. Maka yang menjadi variabel bebas adalah “motivasi belajar” karena variabel ini tidak bergantung pada variabel lain. Sedangkan variabel “prestasi mahasiswa” itu bergantung pada variabel “motivasi belajar”.

b. Variabel Terikat atau Dependen Variable

Variabel dependen atau variabel terikat adalah suatu variabel yang keberadaannya menjadi sebuah akibat dikarenakan adanya variabel bebas. Disebut sebagai variabel terikat karena kondisi atau variasinya dipengaruhi atau terikat oleh variasi variabel yang lain.

Contoh variabel terikat adalah jika seorang peneliti akan mengungkap “pengaruh motivasi belajar terhadap prestasi belajar mahasiswa” maka variabel terikatnya yaitu “prestasi belajar mahasiswa”. Variabel tersebut disebut variabel terikat karena baik dan tidaknya prestasi mahasiswa itu bergantung pada variabel motivasi belajarnya.

c. Variabel Kontrol/ Control Variable

Variabel kontrol adalah variabel yang dikendalikan atau dibatasi pengaruhnya sehingga tidak berpengaruh terhadap gejala yang diteliti. Atau bisa juga dikatakan bahwa dampak dari variabel bebas terhadap variabel terkait tidak dipengaruhi oleh adanya faktor luar yang tidak diteliti. Variabel kontrol biasanya digunakan peneliti apabila hendak melakukan sebuah penelitian yang sifatnya membandingkan, selain itu digunakan untuk mengurangi kompleksitas permasalahan yang sedang diteliti.

Contoh variabel kontrol adalah pengaruh metode belajar terhadap prestasi belajar mahasiswa. Yang menjadi variabel bebas adalah metode belajar, sedangkan yang menjadi variabel terikat adalah prestasi belajar siswa.

Variabel yang ditentukan sama yaitu mata pelajaran misalnya pelajaran matamatika. Dengan adanya penentuuan variabel kontrol, maka dampak besarnya pengaruh mengajar terhadap prestasi belajar mahasiswa dapat diketahui dengan pasti.

Kembali ke Menu Pembahasan ↑

2. Jenis Variabel Berdasarkan Sifatnya

Berdasarkan sifatnya, variabel dibagi menjadi 2 macam yaitu:

a. Variabel Dinamis

Variabel dinamis adalah variabel yang dapat diubah naik keadaan ataupun karakteristiknya. Variabel dinamis memungkinkan dilakukan perubahan atau manipulasi sesuai dengan tujuan yang diinginkan oleh penelitinya. Perubahan tersebut bisa berupa penurunan atau peningkatan. Contoh variabel dinamis yaitu motivasi belajar, prestasi belajar, kinerja pegawai dan sebagainya.

b. Variabel Statis

Variabel statis adalah suatu variabel yang memiliki sifat yang tetap dan tidak bisa dirubah, baik itu keberadaannya maupun karakteristiknya. Sifat-sifat tersebut dalam kondisi yang normal akan sulit untuk dirubah. Contoh variabel statis yaitu jenis kelamin, tempat tinggal, status sosial ekonomi dan sebagainya.

Kembali ke Menu Pembahasan ↑

3. Jenis Variabel Berdasarkan Urgensi Faktual

Berdasarkan dari penting atau tidaknya suatu instrumen dalam pengumpulan data, maka bisa dibedakan menjadi 2 macam yaitu variabel konseptual dan faktual, penjelasannya adalah sebagai berikut:

a. Variabel Konseptual

Variabel konseptual adalah variabel yang secara fakta tidak terlihat dan tersembunyi di dalam sebuah konsep. Variabel konsep hanya dapat diketahui berdasarkan dari indikator yang terlihat. Contoh variabel konseptual yaitu motivasi belajar, konsep diri, minat, bakat, kinerja dan yang lainnya. Dikarenakan tersembunyi dalam konsep, maka tingkat keakuratan data yang ada pada variabel konsep itu bergantung pada keakuratan indikator dari beberapa konsep yang telah dikembangkan peneliti.

b. Variabel Faktual

Variabel faktual yaitu variabel yang ada di dalam faktanya. Contoh variabel faktual adalah gen, usia, pendidikan, asal daerah, asal sekolah, agama dan lain sebagainya. Dikarenakan sifatnya yang faktual, maka jika terjadi kesalahan dalam pengumpulan data itu bukanlah kesalahan dari instrumen, namun respondennnya, misalnya responden tidak jujur (ada sifat-sifat buruk pada responden).

Kembali ke Menu Pembahasan ↑

4. Jenis Variabel Berdasarkan Skala Pengukuran

Variabel berdasarkan skala pengukuran itu ada 4 tingkatan yaitu nominal, ordinal, interval dan rasio, penjelasannya sebagai berikut:

a. Variabel Nominal

Variabel nominal adalah suatu variabel yang hanya dapat dikelompokkan terpisah secara kategori dan diskrit. Karena itulah variabel nominal disebut sebagai variabel diskrit. Jika di lihat dari namanya, nominal atau nomi berarti namma, maka hal itu menunjukkan kalau label atau tanda hanya dipakai untuk membedakan antar variabel. Variabel nominal merupakan variabel yang mempunyai variasi paling sedikit. Contoh variabel nominal adalah gender, wilayah, agama dan lain-lain.

b. Variabel Ordinal

Variabel ordinal adalah variabel yang mempunyai variasi perbedaan, urutan, tingkatan, tetapi tidak mempunyai kesamaan jarak perbedaan dan tidak dapat dibandingkan. Dalam urutan ini menggambarkan adanya sebuah tingkatan atau gradasi, tetapi itu semua tidak dapat diketahui dengan pasti. Contoh variabel ordinal adalah peringkat dalam kejuaraan, di mana selisih yang menggambarkan jarak pencapaian skor atau prestasi juara satu,dua, tiga, dan seterusnya tidak dipermasalahkan.

c. Variabel Interval

Variabel interval adalah variabel yang skala variabelnya dapat dibedakan, bertingkat dan mempunyai jarak yang sama dari satuan hasil pengukuran, tetapi kesamaan tersebut sifatnya tidak dapat dibandingkan dan tidak mutlak. Contoh variabel interval yaitu penerimaan raport dari hasil belajar diberikan angka 5, 6, 7, 8, 9, 10 dan seterusnya. Skala penilaian dari angka 1 sampai 10 mempunyai satuan 1 per unit. Jarak antara angka 5 ke angka 6 sama saja dengan jarak angka 6 ke angka 7 dan seterusnya. Tetapi angkat tersebut tidak mempunyai arti perbandingan, yang artinya bahwa angka 5 yang diperoleh seorang siswa itu tidak berarti kalau kepintaran siswa setengah lebih baik dari siswa yang memperoleh angka 10.

d. Variabel Rasio

Variabel rasio adalah variabel yang mempunyai skor dan dapat dibedakan, diurutkan, terdapat persamaan jarak perbedaan dan bisa dibandingkan. Contoh variabel rasio yaitu tinggi badan, seseorang yang mempunyai tinggi badan 60 cm adalah setengah dari orang yang mempunyai tinggi badan 120 cm.

Kembali ke Menu Pembahasan ↑

5. Jenis Variabel Berdasarkan Penampilan Waktu Pengukuran

Variabel dalam waktu penguuran dibagi menjadi 2 yaitu variabel maksimalis dan tipikalis, penjelasannya sebagai berikut:

a. Variabel Maksimalis

Variabel maksimalis yaitu variabel yang pada saat proses pengumpulan data, ada dorongan terhadap responden supaya menunjukkan penampilan yang maksimal. Contoh variabel maksimalis yaitu bakat, kreativitas dan prestasi.

b. Variabel Tipikalis

Variabel tipikalis yaitu variabel yang pada saat proses pengumpulan data tidak adanya dorongan terhadap responden dalam hal menunjukkan penampilan yang secara maksimal, tetapi lebih pada kejujuran diri terhadap variabel yang diukur. Contoh variabel tipikalis adalah kepribadian, minat, sikap terhadap pelajaran tertentu dan lain-lain.

Kembali ke Menu Pembahasan ↑

Bagaimana sekarang kamu sudah mengerti kan tentang pengertian variabel penelitian dan contohnya beserta jenisnya. Semoga ulasan yang kami tulis dalam blog temukan pengertian di atas dapat bermanfaat.

    Buka Komentar
    Tutup Komentar