Skip to main content

Pengertian Virus Corona dan Penyebabnya (Gejala, Mencegah & Mengobati)

Pengertian virus corona dan penyebabnya - Masyarakat akhir-akhir ini diselimuti oleh kekhawatiran akibat wabah virus corona. Pasalnya infeksi virus corona ini menyerang sistem pernapasan yang mempunyai gejala mirip dengan flu biasa, tetapi dapat berakibat fatal. Lalu seperti apa itu virus corona? Nah dalam pembahasan kali ini kami akan mengulas tentang apa yang dimaksud dengan virus corona. Penjelasan ini yaitu mulai dari definisi virus corona, penyebab, gejala, pencegahan hingga pengobatan virus corona. Silahkan simak penjelasannya adalah sebagai berikut ini:

Pengertian Virus Corona dan Penyebabnya

Pengertian Virus Corona

Corona (coronavirus) merupakan virus yang ditemukan di kota Wuhan Cina pada Desember 2019. Nama virus corona diambil dari bentuknya yang mirip seperti mahkota (corona) pada saat dilihat menggunakan mikroskop. Kemudian pada tanggal 11 Februari 2020, WHO mengumumkan Covid-19 menjadi nama resmi virus Corona. Singkatan dari Covid-19 adalah “co” berarti “corona”, “vi” berarti “virus” dan “d” berarti “diase”, dan “19” adalah tahun wabah penyakit pertama kali diidentifikasi yaitu 31 Desember 2019.

Pengertian virus corona covid 19 adalah virus yang menyerang sistem pernapasan mulai dari flu sampai yang lebih serius. Virus ini masih berhubungan dengan penyebab MERS dan SARS. MERS (Middle East Respiratory Syndrome) adalah penyakit saluran pernapasan yang disebabkan oleh virus. Sedangkan SARS (Severe Acute Respiratory Syndrome) adalah jenis penyakit pneumonia, dimana pada penyakit ini terjadi infeksi saluran pernapasan berat yang disebabkan oleh corona virus. Berdasarkan dari penelitian, bahaya virus corona yang lebih serius dapat menyebabkan kematian. Bahkan, pasien yang terinfeksi dan sembuh akan mengalami kerusakan permanen pada paru-paru dan antibodi.

Jadi pengertian virus corona secara singkat adalah virus yang menyerang sistem pernapasan, sehingga para penderitanya akan mengalami gejala-gejala pernapasan.

Kembali ke Menu Pembahasan ↑

Penyebab Virus Corona

Penyebab virus corona dari apa? Terjadinya infeksi virus corona (Covid-19) itu disebabkan oleh coronavirus, yaitu kelompok virus yang dapat menginfeksi sistem pernapasan. Pada sebagian besar kasus yang terjadi, coronavirus hanya menyebabkan terjadinya infeksi pernapasan ringan hingga sedang, seperti flu. Namun, virus ini dapat menyebabkan infeksi berat pada pernapasan seperti pneumonia, MERS (Middle East Respiratory Syndrome) dan SARS (Severe Acute Respiratory Syndrome).

Sebelumnya terdapat dugaan bahwa virus corona mulanya ditularkan dari hewan ke manusia. Tetapi, kemudian diketahui bahwa virus corona juga dapat menular dari manusia ke manusia.

Seseorang bisa tertular Covid-19, apabila terjadi hal-hal berikut ini:

  • Secara tidak sengaja menghirup percikan ludah dari bersin ataupun batuknya seseorang penderita Covid-19.
  • Memegang hidung atau mulut tanpa mencuci tangan terlebih dahulu setelah menyentuh benda yang terkena percikan air liur seseorang penderita Covid-19.
  • Melakukan kontak jarak dekat dengan seseorang penderita Covid-19, misalnya berjabat tangan atau bersentuhan.

Virus corona dapat menginfeksi siapapun, namun efeknya akan lebih berbahaya, bahkan dapat terjadi hal yang sangat fatal apabila yang terinfeksi adalah orang yang berusia lanjut, orang yang sedang sakit, ibu hamil dan orang yang daya tahan tubuhnya lemah.

Kembali ke Menu Pembahasan ↑

Gejala Virus Corona

Terdapat beberapa gejala virus corona pada manusia. Gejala yang muncul tergantung dari seberapa serius infeksi yang terjadi. Jika terinfeksinya tergolong masih ringan, gejala virus corona adalah sebagai berikut ini:

  • Hidung mengeluarkan ingus.
  • Sakit tenggorokan
  • Batuk.
  • Demam.
  • Sakit kepala.
  • Merasa tidak enak badan.

Penting untuk diketahui bahwa virus corona juga bisa menyebabkan gejala yang lebih parah. Infeksi coronavirus dapat berubah menjadi bronkitis dan juga pneumonia, yang menyebabkan gejala-gejala berikut ini:

  • Demam tinggi jika pasien mengidap pneumonia.
  • Batuk berlendir.
  • Mengalami sesak napas.
  • Nyeri pada dada (sesak ketika bernapas dan batuk).

Infeksi virus corona dapat semakin parah apabila menyerang kelompok individu tertentu. Sebagai contoh orang yang menderita penyakit paru-paru atau jantung, oarang yang sistem kekebalannya lemah, lansia dan bayi.

Kembali ke Menu Pembahasan ↑

Cara Mencegah Virus Corona

Hingga saat ini, belum ditemukan vaksin yang dapat digunakan untuk mencegah infeksi virus corona (covid-19). Jadi saat ini pengobatan yang dilakukan terhadap pasien yang positif terkena virus corona hanya pengobatan secara umum. Karena itulah, kita harus tahu cara pencegahan terbaik agar dapat terhindar dari virus corona. Berikut ini adalah beberapa cara untuk mencegah virus corona yang dapat kamu lakukan:

  • Hindari bepergian ke tempat-tempat umum yang ramai dikunjungi orang.
  • Saat beraktivitas di tempat umum (keramaian), gunakanlah masker untuk pelindung.
  • Selalu mencuci tangan dengan air dan sabun (hand sanitizer) yang mengandung alkohol minimal 60% setelah melakukan aktivitas di luar rumah atau ditempat-tempat umum.
  • Jangan menyentuh hidung, mulut dan mata sebelum mencuci tangan.
  • Saat bersin atau batuk tutuplah hidung dan mulut dengan tisu, lalu buanglah tisu tersebut ke tempat sampah.
  • Jagalah kebersihan benda yang sering disentuh dan bersihkan lingkungan.
  • Masaklah daging hingga benar-benar matang sebelum mengkonsumsinya.
  • Hindarilah berdekatan dengan orang yang sedang sakit pilek, batuk dan demam.
  • Hindarilah kontak dengan hewan, terutama hewan yang liar. Jika telah terjadi kontak dengan hewan, segeralah mencuci tangan.

Bagi orang yang diduga terkena virus corona (Covid-19), terdapat beberapa cara mencegah virus corona agar tidak menyebar luas (menular ke orang lain). Caranya yaitu:

  • Jangan keluar dari rumah, kecuali untuk keperluan mendapatkan pengobatan.
  • Periksakan diri ke dokter hanya jika kamu mengalami keluhan atau gejala.
  • Cegah atau larang orang lain untuk menjenguk kamu, hingga kamu benar-benar dinyatakan telah sembuh oleh Dokter.
  • Untuk sementara waktu usahakan untuk tinggal terpisah dari orang lain. Jika tidak memungkinkan, maka gunakan kamar tidur dan kamar mandi yang berbeda dengan yang digunakan oleh orang lain.
  • Sedapat mungkin jangan melakukan pertemuan dengan orang yang sedang mengalami sakit.
  • Hindari berbagi penggunaan alat mandi, alat makan dan minum, dan perlengkapan tidur dengan orang lain.
  • Gunakan tisu untuk menutup hidung dan mulut jika bersin atau batuk, kemudian segeralah buang tisu tersebut ke tempat sampah.
  • Gunakan masker dan sarung tangan jika sedang berada di tempat umum (keramaian) atau sedang bersama dengan orang lain.
Kembali ke Menu Pembahasan ↑

Cara Mengobati Virus Corona

Hingga saat ini virus corona (Covid-19) belum dapat ditemukan vaksin atau obat yang dapat mengatasinya. Namun terdapat beberapa langkah yang bisa dilakukan oleh dokter untuk meredakan gejalanya dan mencegah penyebaran virus corona, diantaranya yaitu.

  • Merujuk seorang penderita Covid-19 untuk menjalani perawatan dan karantina di rumah sakit yang ditunjuk.
  • Menganjurkan penderita Covid-19 untuk beristirahat dengan cukup.
  • Memberikan obat untuk pereda demam dan nyeri yang aman sesuai dengan kondisi penderita.
  • Menganjurkan penderita Covid-19 untuk banyak minum air putih agar kadar cairan dalam tubuh tetap terjaga.

Cara mengobati virus corona secara alami mungkin belum ditemukan yang secara pasti hingga saat ini (lebih tepatnya untuk meredakan gejala-gejala). Yaitu bisa menggunakan jahe karena jahe dapat meredakan gejala-gejala seperti pilek, migran, mual, radang sendi, dan hipertensi. Tetapi jangan berlebihan, karena mungkin juga terdapat efek sampingnya.

Sementara dalam penelitian lain yang diterbitkan dalam Jurnal Ethnopharmacol (2013), menyebutkan bahwa seduhan jahe segar (wedang jahe) mempunyai khasiat anti virus dan anti bakteri. Selain itu jahe juga dapat menangkal virus yang dapat menyebabkan infeksi pernapasan. Hanya saja dalam penelitian tersebut, takaran jahe rata-rata berdosis tinggi, sehingga belum diketahui efek dari ramuan jahe “penangkal” corona yang rata-rata berdosis tidak pasti atau takarannya disupervisi oleh ahli.

Ketua Umum PDHMI (Perhimpunan Dokter Herbal Medik Indonesia) Hardi Pranant menyebutkan bahwa tanaman herbal lain, yaitu kunyit mengandung zat kurkumin yang dapat bekerja untuk meningkatkan daya tahan tubuh. Manfaat yang serupa juga diberikan oleh zat polifenol dalam jahe. Selain itu kunyit memiliki zat anti kataral yang bisa memperbanyak produksi lendir. Lendir tersebut dapat membantu mengeluarkan virus ketika menyerang saluran pernapasan. Hanya saja efek-efek tersebut baru dapat dirasa setelah mengkonsumsi tanaman herbal rimpang secara rutin dalam jangka waktu yang lama.

Selain itu khasiatnya juga dapat membantu untuk meningkatkan daya tahan tubuh, bukan membunuh virus atau bakteri. Terlebih, virus corona dalam klaim penyembuhan obat tersebut belum tentu SARS-Cov-2 (Koronavirus sindrom pernapasan akut berat 2) pemicu Covid-19. Namun bisa saja virus corona penyebab pilek biasa. Kata Hardi “Jangan kamu samakan jahe atau kunyit seperti antibiotik (bersifat membunuh bakteri)”. Minum jahe dan tanaman rimpang sejenisnya boleh-boleh saja untuk memperkuat sistem imun atau daya tahan tubuh. Yang salah yaitu menganggap semua sebagai obat untuk Covid-19.

Untuk penanganan virus corona kuncinya yaitu imunitas tubuh, karena pada dasarnya imunitas tubuh yang kuat dapat menangkal semua jenis virus termasuk virus corona. Itu artinya jika daya tahan tubuh tidak bagus maka tidak akan sembuh-sembuh. Jika imun tubuh bagus maka akan lebih cepat sembuh.

Untuk menjaga imunitas tubuh maka hal yang perlu diperhatikan adalah asupan makanan yang sehat, istirahat yang cukup dan menerapkan gerakan hidup sehat. Selain itu tidak hanya kondisi fisik saja yang perlu dijaga, tetapi juga pikiran harus positif. Jadi jangan merasa cemas berlebihan, karena kecemasan bisa menurunkan imunitas tubuh. Imunitas tubuh yang buruk akan lebih mudah tertular virus, sedangkan imunitas tubuh yang baik lebih sulit tertular oleh virus. Tetapi kita harus tetap waspada dan jaga diri.

Kembali ke Menu Pembahasan ↑

Demikian penjelasan tentang pengertian virus corona dan penyebabnya beserta dengan hal yang berkaitan dengan corona. Semoga penjelasan dalam blog temukan pengertian di atas dapat menambah pengetahuan kita.

Buka Komentar
Tutup Komentar