Pengertian ADSL

Advertisement
Pengertian ADSL - Asymmetrical Digital Subscriber (ADSL) merupakan salah satu dari beberapa jenis Digital Subscriber Line (DSL) disamping HDSL, VDSL, IDSL, GHDSL dan SDSL. Digital Subscriber Line adalah teknologi akses internet yang dapat memungkinkan kabel tembaga, atau sering disebut dengan injection technology (suntikan teknologi) yang dapat membantu kabel telepon biasa menghantarkan data dengan jumlah yang besar. Untuk mencapai pada tingkatan keceptan tinggi, DSL memakai sinyal frekuensi sampai 1MHz. Lain halnya dengan ADSL, sinyal frekuensi yang digunakan sekitar 20 KHz hingga 1 MHz. Nah sekarang yang menjadi pertanyaan tahukah kamu apa itu ADSL? Saya yakin bagi yang belum pernah belajar tentang jaringan tentunya ADSL masih awam buat kamu. Untuk itu di sini kami akan menjelaskan tentang apa yang dimaksud dengan ADSL tersebut. Berikut ini adalah penjelasan dari kami tentang definisi ADSL, silahkan dibaca sampai selesai.
Pengertian ADSL

Pengertian ADSL

Asymmetric digital subscriber line (ADSL) adalah salah satu dari bentuk teknologi Digital Subscriber Line (DSL). Ciri khas ADSL yaitu bersifat asimetrik, sehingga data yang ditransferkan dalam kecepatan yang tidak sama dari satu sisi ke sisi yang lainnya.

Atau definisi ADSL yaitu teknologi yang mengirimkan sinyal-sinyal melalui kabel tembaga pada frekuensi yang berbeda dengan frekuensi yang digunakan untuk pelayanan telepon. Hal ini memungkinkan ADSL dapat dikirim melalui jalur telepon biasa tanpa harus mengganggu pelayanan telepon. Bila kita ingin mengakses Internet menggunakan koneksi ADSL, maka kita harus mempunyai teknologi ADSL, diantaranya sebuah modem ADSL, jalur telepon, dan terdaftar pada ISP yang mempunyai layanan ADSL.

Teknologi AdsL mampu mengirimkan data dengan kecepatan yang tinggi berkisar antara 1.5 Mbps sampai dengan 8 Mbps untuk arah yang dari sentral ke pelanggan (Downstream ) dan kecepatan antara 16 Kbps sampai dengan 640 Kbps untuk arah yang dari pelanggan ke sentral (Upstream).  Dengan adanya ADSL inlah sehingga bisa mengirimkan layanan interaktif multimedia dengan memakai jaringan akses kabel tembaga. Jadi bisa disimpulkan kalau fungsi ADSL ialah sebuah teknologi dalam komunikasi data yang dipakai untuk mentransfer data dan bisa dipakai untuk kepentingan internet, yan kalau secara fiksi memakai line telepon.

Pengertian modem ADSL

Setelah kita tahu pengertian ADSL, sekarang akan kami bahas tentang apa itu modem ADSL. Modem ADSL adalah perangkat yang dipakai untuk menghubungkan komputer maupun router ke saluran telepon sehingga bisa mentransfer data ataupun mengakses internet. Dalam ADSL mempunyai bermacam-macam jenis kecepatan, router, USB (Universal Serial Bus) dan perangkat yang lainnya yang ada di dalamnya. Misalnya dengan menggunakan USB ada yang bisa digunakan untuk 2 komputer dan ada juga yang menggunakan Ethernet LAN yang bisa digunakan untuk menghubungkan hingga 4 komputer bahkan lebih. Pada modem ADSL ada beberapa ampu indikator yang berfungsi untuk mengetahui jalannya proses koneksi yang sedang berlangsung. Lampu indikator yang biasanya terdapat di modem ADSL yaitu lampu PPP, lampu DSL dan lampu power. Namun ada juga lampu tambahan apabila menggunakan koneksi USB dan Ethernet LAN . Lampu DSL bisa menunjukan kalau koneksi telah terhubung ataukah belum. Pada line telepon dan lampu PPP bisa menunjukan adanya arus data ketika melakukan serching.

Hal terpenting ketika menggunakan ADSL yaitu IP modem dan juga password/ kata sandinya. Kenapa hal tersebut penting? Karena ada kaitannya dengan keamanan penggunaan layanan untuk konsumen yang diberikan pihak provider. IP merupakan salah satu syarat untuk dapat memasuki jaringan internet, biasanya apabila mau mengubah kata sandiperlu memasukan kembali sesuai dengan perubahan yang dilakukan. Apabila seluruh proses telah berhasil maka akan tersambung ke jaringan internet dengan ADSL.

Cara penggunaan ADSL

Terdapat sebuah cara dalam penggunaan ADSL di Indoensia. Yang pertama tersedianya perangkat ADSL. Kemudian pemeriksaan keberadaan nomor telepon yang telah disediakan oleh Telkom Indonesia. Jarak antara gardu Telkom dengan lokasi tempat pemasangan perlu diperhatikan. Kenapa begitu? Karena jarak sangat berpengaruh dengan kecepatan koneksi internet yang menggunakan ADSL. Jika nomor telepon telah terdaftar dan jarak telah diperhitungkan, maka selanjutnya yaitu pemasangan ADSL pada sambungan telepon.

Untuk dapat menyambungkan ADSL dengan line telepon, dapat menggunakan sebuah alat yang disebut dengan pembagi line/ splitter. Splitter ini fungsinya untuk menghilangkan gangguan pada saat menggunakan internet dan berkomunikasi lewat telepon secara bersamaan.

Kelebihan dan kekurangan ADSL

Terdapat beberapa kelebihan dan kekurangan ADSL yang perlu kita ketahui sebelum kita menggunakannya. Berikut ini adalah kelebihan dan kekurangan ADSL.

Kelebihan ADSL

Ada beberapa kelebihan ADSL, diantaranya adalah sebagai berikut ini:
  • Kecepatan internet yang selalu stabil.
  • Koneksi ADSL selalu terhubung dengan internet setiap waktu dan telepon tetap bisa dipakai kapanpun.
  • Layanan komunikasi antara data dengan suara diberikan lewat 2 kanal yang terpisah namun tetap pada satu kabel yang sama.
  • Mempunyai pembagian frekuensi menjadi 2 macam diantaranya yaitu frekuensi tinggi (menghantarkan data) dan frekuensi rendah (menghantarkan suara ataupun fax).
  • Dapat mengakses internet tanpa perlu khawatir dengan biaya yang lebih mahal karena dengan ADSL internet jadi lebih hemat.

Kekurangan ADSL

Ada beberapa kekuranga ADSL, diantaranya adalah sebagai berikut ini:
  • Kecepatan pengiriman data bisa dipengaruhi oleh jarak. Jika jarak antara modem dengan komputer atau saluran telepon dengan gardu telepon semakin jauh, maka kecepatan dalam mengakses internet akan terpengaruhi.
  • Sampai saat ini kecepatan koneksi modem ADSL masih tergantung dengan tiang telepon atau DSLAM dan tidak semua sistem operasi komputer mampu menggunakan ADSL.
  • Seiriing dengna perkembangan jaman, pada saluran telepon digital sudah mulai menggunakan kabel fiber optik. Hal tersebut tidaklah sesuai dengan sistem teknologi ADSL yang masih memakai saluran analog/ kabel tembaga, sehingga sekarang ini masih sulit dalam mengirimkan sinyal melalui kabel fiber optik.
  • Adanya load cols yang dipakai untuk memberikan layanan sampe ke plosok daerah, membuat load coils akan menggeser frekuensi suara ke frekuensi yang biasanya dipakai ADSL. Hal seperti ini bisa berakibat pada terjadinya interfensi ataupun ketidak cocokan jalur pada ADSL.
  • Adanya bridge tap yang merupakan sebuah kabel tidak bebeda pada jalur langsung antara pelanggan dengan CO. Jadi bridge tap bisa menimbulkan noise yang nantinya bisa mengganggu kinerja ADSL.

Itulah penjelasan yang dapat kami bagikan tentang apa yang dimaksud ADSL. Semoga penjelasan dari Pengertian ADSL di blog temukan pengertian ini dapat memberikan manfaat.
Advertisement
Artikel Terkait

Berlangganan Artikel Melalui Email!

Suka dengan artikel kami? Daftarkan email anda di sini untuk mendapatkan artikel terbaru